Senin, 20 September 2021 |
17:57 wib: Gandeng Anggota Dewan, Perusahaan BUMN Sosialisasikan Produk Asuransi IFG 12:55 wib: Gelar Vaksinasi "Door To Door" BIN Banten Bersama Dinas Kesehatan Kota Serang. 17:15 wib: Wilmar Bersama Polda Banten Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat 08:07 wib: Satu Gedung Vila Lembah Bukit Hijau Mancak Di Lalap Si Jago Merah 00:22 wib: Ayo Vaksin Gratis di Alun Alun Kota Serang untuk Hari Sabtu 18 September 2021, Bisa untuk Masyarakat Umum 22:45 wib: 1 Nyawa Melayang Akibat Laka Lantas, Satlantas Polres Serang Kota Polda Banten Olah TKP 07:44 wib: Bermanfaat dalam Penyediaan Air Baku , Pembangunan Long Storage Akan Dilanjut 21:24 wib: Selesai Dibangun, Samsat Malingping Diprediksi Beroperasi Tahun Depan 20:28 wib: Gelar Vaksin PT.Multimas Nabati Asahan Menggandeng Kodim Serang O6O62 20:22 wib: Gubernur Banten Tetapkan Nama Stadion : Banten International Stadium

Terkait Program Lisdes, Warga Petir Tidak Pungutan Dari Pihak Desa

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 329 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Sejumlah warga Kampung Nanggerang Dalem, Desa Mekarbaru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, menyesalkan terkait kabar yang menyebutkan terjadinya tindakan pungutan pada program Listrik Desa (Lisdes) di wilayah desa mereka. Padahal kata warga sendiri, pungutan atas program tersebut tak pernah terjadi dan tidak ada permintaan nominal uang dari pihak manapun.

“Saya ikut dalam program tersebut, tapi saya tidak pernah diminta uang sepeserpun,” kata Mas’amah, salah seorang warga Kampung Nanggerang Dalem, kepada wartawan, Selasa (06/4/l 2021).

Dikatakannya, ia menyesalkan beredarnya informasi yang mencatut namanya tersebut. Menurut Mas’amah, dia tidak pernah sedikitpun dimintai keterangan oleh wartawan terkait masalah yang menyebutkan terjadinya pungutan pada program Lisdes itu.

“Saya tidak pernah dimintai keterangan oleh wartawan seperti berita yang beredar (mencatut namanya-red),” jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua RT 09 Kampung Nanggerang Dalem Sayi’in mengatakan, ia meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Sayi’in juga mengaku, bahwa pihak desa tidak pernah melakukan tindakan pungutan terhadap para penerima program Listrik Desa itu. “Dari pihak desa selaku Pak Muchlis tidak pernah meminta nominal uang sama sekali,” ungkap Sayi’in.

Sebelumnya beredar informasi yang mencatut sejumlah warga Kampung Nangerang Dalem terkait adanya pungutan pada program listrik desa. Namun hal itu dibantah warga lantaran tak pernah dimintai keterangan ataupun adanya tindakan pungutan dari pihak manapun.


[Herdi/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top