Minggu, 25 Juli 2021 |
11:56 wib: Fakus Tangani Covid 19, DPRD Banten Batalkan Pengadaan Kendaraan Dinas 19:35 wib: Pemkab Serang Pinjamkan Rumdis Sekda ke RS Kencana untuk Rawat Pasien Covid-19 17:34 wib: Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Vaksinasi di Kampus Untirta 17:20 wib: TNI AL Banten Mendukung Serbuan Vaksinasi di Kabupaten Serang di Hadiri Panglima TNI Dan Kapolri 17:11 wib: Gubernur Banten Bersama Panglima TNI Dan Kapolri Lepas Bantuan PPKM Darurat Serta Akselerasi Vaksinasi 20:23 wib: Mulai Malam Ini, PJU di Wilayah Kabupaten Serang Dipadamkan 18:42 wib: Pandji: TMMD Kembalikan Budaya Gotong Royong yang Nyaris Punah 20:02 wib: Sidak Pabrik Kain di Kopo, Satgas Terima Laporan 5 Karyawan Reaktif Hasil Swab Antigen 08:42 wib: Berikan Kenyamanan Masyarakat Berlalu Lintas, WH – Andika Mulai Bangun Jembatan Bogeg Kota Serang 08:07 wib: Tahun 2021, Manajamen Kepegawaian di Era WH – Andika Mendapat Apresiasi Pusat

TERKAIT DUGAAN PENCEMARAN LINGKUNGAN PT.DUCON GANGGU KENYAMANAN WARGA DESA NAMBO ILIR

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 16786 Pengunjung
Foto : salah satu asap cerobong PT.ducon, dan pintu gerbang masuk dan armada angkutan hasil produksi PT.Ducon

Bantenku.com, SERANG - Warga Desa Nambo Ilir kecamatan Kibin Kabupeten Serang resah dan mengeluhkan keberadaan PT.Ducon yang berada diwilayahnya, warga menuding Perusahaan yang memproduksi Batu apung (red) tersebut telah menimbulkan pencemaran lingkungan berupa asap,debu,suara bising dan bau yang menyengat, selain itu pula warga mengaku pihak perusahan belum pernah meminta ijin lingkungan terhadap warga, “warga disini merasa terganggu akan keberadaan pengoperasian PT.Ducon itu” ungkap hasan salah satu warga desa Nambo ilir.

Masih menurut warga sejauh ini warga meminta kepada PT.Ducon agar dalam usahanya tidak mencemari lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan warga, dalam hal ini yang mana pihak perusahaan agar lebih memperhatikan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sehingga warga tidak menjadi korban “ kalau mau ngambil untung jangan warga di jadikan korban “tutur warga setempat

Menurut Jaya Herman Penjabat Pemerintahan Desa Nambo Ilir Kecamatan Kibin Kabupaten Serang mengakui bahwa banyak warga yang datang dan mengeluhkan kepada pihak pemerintahan Desa Nambo Ilir akan dampak yang di timbulkan oleh PT.Ducon tersebut,terkait itu pihak Pemerintahan Desa sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak perusahaan akan pencemaran lingkungan dan ketidak nyamanan yang ditimbulkan oleh PT.Dukon,

Ketika dikonfirmasi pihak PT.Docun tidak bersedia ditemui dan terkesan menghindar dari awak media.(SYAM)

KOMENTAR DISQUS :

Top