Senin, 20 September 2021 |
17:57 wib: Gandeng Anggota Dewan, Perusahaan BUMN Sosialisasikan Produk Asuransi IFG 12:55 wib: Gelar Vaksinasi "Door To Door" BIN Banten Bersama Dinas Kesehatan Kota Serang. 17:15 wib: Wilmar Bersama Polda Banten Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat 08:07 wib: Satu Gedung Vila Lembah Bukit Hijau Mancak Di Lalap Si Jago Merah 00:22 wib: Ayo Vaksin Gratis di Alun Alun Kota Serang untuk Hari Sabtu 18 September 2021, Bisa untuk Masyarakat Umum 22:45 wib: 1 Nyawa Melayang Akibat Laka Lantas, Satlantas Polres Serang Kota Polda Banten Olah TKP 07:44 wib: Bermanfaat dalam Penyediaan Air Baku , Pembangunan Long Storage Akan Dilanjut 21:24 wib: Selesai Dibangun, Samsat Malingping Diprediksi Beroperasi Tahun Depan 20:28 wib: Gelar Vaksin PT.Multimas Nabati Asahan Menggandeng Kodim Serang O6O62 20:22 wib: Gubernur Banten Tetapkan Nama Stadion : Banten International Stadium

Punya Mr P Besar? Jangan Bangga Dulu, Bro!

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 9548 Pengunjung

Bantenku.com - Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin?

"Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan. Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitasyang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis. Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul.

Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.(NET)

KOMENTAR DISQUS :

Top