Selasa, 18 Mei 2021 |
19:03 wib: Sidak, BKPSDM Kabupaten Serang Tak Temukan ASN Bolos Kerja 18:49 wib: Gubernur WH : Kebijakan Penutupan Destinasi Wisata Untuk Kepentingan Lebih Luas 16:47 wib: Ini Arahan Presiden RI Untuk Kepala Daerah se-Indonesia 14:14 wib: Cerdaskan Anak Bangsa, FKDT Siap Sinergi dengan Pemkab Serang 04:46 wib: 10 Kali Berturut-turut, Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK 20:29 wib: Tinjau Pelabuhan Merak, Doni Monardo Apresiasi Kasus Covid-19 Banten Turun 15:10 wib: Meningkat, Perolehan Gebyar Zakat Pemkab Serang Capai Rp 2,6 M 05:05 wib: Polres Cilegon Sebar Anggota Di Setiap Titik Pos Penyekatan Arus Mudik 01:48 wib: Gubernur Banten Dukung Penuh Manajemen Baru Bank Banten Untuk Melakukan Transformasi dan Pencapaian Kinerja Terbaik 13:42 wib: Cek Kesiapan, Polres Kota Serang dan Forkompinda Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Maung 2021

Punya Mr P Besar? Jangan Bangga Dulu, Bro!

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 8729 Pengunjung

Bantenku.com - Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin?

"Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan. Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitasyang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis. Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul.

Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.(NET)

KOMENTAR DISQUS :

Top