Senin, 17 Mei 2021 |
19:03 wib: Sidak, BKPSDM Kabupaten Serang Tak Temukan ASN Bolos Kerja 18:49 wib: Gubernur WH : Kebijakan Penutupan Destinasi Wisata Untuk Kepentingan Lebih Luas 16:47 wib: Ini Arahan Presiden RI Untuk Kepala Daerah se-Indonesia 14:14 wib: Cerdaskan Anak Bangsa, FKDT Siap Sinergi dengan Pemkab Serang 04:46 wib: 10 Kali Berturut-turut, Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK 20:29 wib: Tinjau Pelabuhan Merak, Doni Monardo Apresiasi Kasus Covid-19 Banten Turun 15:10 wib: Meningkat, Perolehan Gebyar Zakat Pemkab Serang Capai Rp 2,6 M 05:05 wib: Polres Cilegon Sebar Anggota Di Setiap Titik Pos Penyekatan Arus Mudik 01:48 wib: Gubernur Banten Dukung Penuh Manajemen Baru Bank Banten Untuk Melakukan Transformasi dan Pencapaian Kinerja Terbaik 13:42 wib: Cek Kesiapan, Polres Kota Serang dan Forkompinda Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Maung 2021

Polsek Cilegon Tetapkan 4 Kelurahan Jadi Kampung Siaga Covid-19

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 19061 Pengunjung

BantenKu, CILEGON – Polsek Cilegon telah menetapkan kelurahan Ciwedus, kelurahan Ketileng di Kecamatan Cilegon dan kelurahan Gedong Dalem dan Kelurahan Sukmajaya sebagai kampng siaga Covid 19.

Menurut Kapolsek Cilegon Kompol H. Jajang Mulyaman, SH, tujuan pembentukan kampong siaga Covid 19 ini untuk memberikan edukasi dan inisiasi kepada masyarakat agar lebih focus melakukan aksi kebaikan sebagai sarana pencegahan Covid 19 dilingkungannya.

“Nantinya kampong siaga bisa dibentuk dan diperluas ke wilayah lain tidak hanya dikelurahan, namun juga Pasar Siaga Covid 19 yang tujuannya bagaimana pencegahan penularan virus corona ini menjadi optimal”.

“Bahkan ketua RT bersama dengan relawan dan kelurahan melakukan pendataan kepada para pendatang  jika masuk ke lingkungan dan dilakukan pemeriksaan dan tes kesehatan”

Sementara itu Lurah Gedong Dalem mengatakan sebelum ada penetapan kampong siaga warga sudah melakukan langka-langkah kewaspadaan antara lain, seperti ketika masuk fasilitas cuci tangan dan pembatan akses masuk.

“Kapolsek Cilegon mengatakan lain lain jika ada masyarakat yang kebetulan kerja dari luar daerah agar melakukan isolasi mandiri dirumah dan agar warga di setiap RT untuk sementara tidak menerima tamu dulu, dan Belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Tidak keluar rumah kecuali adanya keperluan dengan tetap menjaga Physical Distancing”

 

[Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top