Senin, 21 Juni 2021 |
09:54 wib: Rakor Covid-19 Dengan Kemenko Perekonomian, Wagub Andika Laporkan Banten Kembali Zona Oranye 17:25 wib: Perluas Sales Channel, ASDP Resmi Gandeng AgenBRILink 10:37 wib: Wabup Pandji Harap Angka Anak Stunting di Kabupaten Serang Zero 10:22 wib: Sentra Sedap Malam di Kabupaten Serang Jadi Agrowisata 06:12 wib: DKP Banten Kembangkan Perikanan Tangkap dan Budidaya Hasil Laut 17:09 wib: Gubernur Banten Kembali Memperpanjang PPKM Mikro dari tanggal 15 s.d 28 Juni 2021 07:44 wib: Amanah Keppres, BI Banten Dorong Pemkab Serang Bentuk Tim P2DD 13:01 wib: Gubernur Banten Laporkan detik.com ke Dewan Pers 10:49 wib: Diskominfosatik Kabupaten Serang Gencar Sosialisasikan Literasi Digital 06:48 wib: Menuju Merdeka Blank Spot, Pulau Tunda Akan Dibangun Tower BTS

Polres Cilegon Sebar Anggota Di Setiap Titik Pos Penyekatan Arus Mudik

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 287 Pengunjung

BantenKu, CILEGON – Dalam rangka mengecek Kesiapan Personel Polres Cilegon, TNI, Pemkot dan instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat Maung 2021 Polres Cilegon yang dilaksanakan di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Cilegon, Rabu (05/05/2021).

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh walikota Cilegon, Kapolres Cilegon, Dandim 0623 Cilegon, Dandenpomal, Kepala BPBD Cilegon dan diikuti 1 Pleton PM, 1 Pleton Kodim Cilegon, 3 Pleton Polres Cilegon, 1 Pleton Dishub Kota Cilegon, 1 Pleton Satpol PP, 1 Pleton BPBD, 1 Pleton Damkar Kota Cilegon, 1 Pleton PMI dan Tagana dan kegiatan apel ini Dipimpin Walikota Cilegon H. Heldy Agustian.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan, hari ini Polres Cilegon, Pemkot Cilegon dan Kodim Cilegon melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2021 dengan mendirikan 7 Pospam kemudian ada 3 penyekatan yang akan menyaring dan memutarbalikkan ketika para pemudik yang Bandel dengan adanya himabuan surat larangan mudik tersebut.

“Sesuai dengan arahan pemerintahan pusat dan satgas covid maupun kementerian terkait bahwa kami di daerah serius menindaklanjuti hal tersebut, sehingga kami mengerahkan 1033 personel gabungan dalam rangka menindaklanjuti perintah tersebut dan menyebar anggota di setiap titip pospam penyekatan,” katanya.

Kapolres juga menginformasikan kepada para pemudik yang akan mencoba-coba atau nekat kembali berpikir, sudah pasti akan di putar balik.

“Yang diperbolehkan adalah orang-orang yang melakukan perjalanan dengan kepentingan khusus, atau perjalanan dinas, kepentingan masyarakat misalnya ada orang tua meninggal jadi harus ada izin dari RT RW lurah kemudian dilengkapi dengan tes PCR berlaku 1 x 24 jam dan data pendukung dari orang tua yang meninggal maka petugas akan memberikan fasilitas apabila lengkap,” tukasnya.

Berharap semua masyarakat Iindonesia yang hendak perjalanan mudik di taun ini jangan duluh lah karna wabah covid -19 ini belum redah untuk melindungi diri kita dalam hal memutus mata rantai dan mencegah penyebaran virus covid ini.tutup kapolres.


[Sah/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top