Senin, 17 Mei 2021 |
19:03 wib: Sidak, BKPSDM Kabupaten Serang Tak Temukan ASN Bolos Kerja 18:49 wib: Gubernur WH : Kebijakan Penutupan Destinasi Wisata Untuk Kepentingan Lebih Luas 16:47 wib: Ini Arahan Presiden RI Untuk Kepala Daerah se-Indonesia 14:14 wib: Cerdaskan Anak Bangsa, FKDT Siap Sinergi dengan Pemkab Serang 04:46 wib: 10 Kali Berturut-turut, Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK 20:29 wib: Tinjau Pelabuhan Merak, Doni Monardo Apresiasi Kasus Covid-19 Banten Turun 15:10 wib: Meningkat, Perolehan Gebyar Zakat Pemkab Serang Capai Rp 2,6 M 05:05 wib: Polres Cilegon Sebar Anggota Di Setiap Titik Pos Penyekatan Arus Mudik 01:48 wib: Gubernur Banten Dukung Penuh Manajemen Baru Bank Banten Untuk Melakukan Transformasi dan Pencapaian Kinerja Terbaik 13:42 wib: Cek Kesiapan, Polres Kota Serang dan Forkompinda Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Maung 2021

Munculnya Penunjukkan Langsung Rp 169 Miliar di LPSE, Gubernur Banten : Sedang Dilacak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 301 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan munculnya informasi Paket Pekerjaan Penunjukan Langsung Pembangunan Jalan Palima - Baros senilai Rp. 169,4 miliar yang tayang di website LPSE adalah tidak benar.

"Proyek tersebut belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan tidak mungkinlah proyek sebesar itu dilakukan tanpa tender atau tanpa lelang," tegas Gubernur WH (Senin, 15/02/2021).

Gubernur juga langsung menggelar rapat dan instruksikan kepada dinas terkait untuk melacak dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Berita itu adalah hoax dan tidak benar, sekarang kami sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan pelacakan dan bila perlu melaporkan ke polisi. Mungkin ada akun gelap yang menayangkan informasi itu," ungkapnya.

Gubernur WH juga menghimbau agar masyarakat, khususnya pengusaha, agar tidak terjebak oleh informasi tidak benar tersebut.

"Kepada warga Banten khususnya pengusaha agar tidak terjebak oleh informasi tersebut, dan saat ini kami sedang melakukan rapat bahwa Dinas PUPR sebagai pengguna anggaran pun belum mengeluarkan informasi pekerjaan," jelasnya.

"Saya sudah memerintahkan untuk melakukan pelacakan. Di tengah suasana seperti ini, bisa saja terjadi pihak-pihak yang berusaha untuk mengganggu soliditas dan kondusifitas yang ada di Banten," tambah Gubernur WH.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Soerjo Soebiandono menanggapi informasi munculnya penunjukan langsung senilai Rp. 169,4 miliar itu.

"Tidak ada namanya paket besar tanpa melalui tender. Itu menyalahi aturan," tegasnya.

Begitu juga tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) M. Trenggono terhadap informasi tidak benar tersebut.

"Dinas PUPR tidak pernah merencanakan kegiatan pembangunan jalan Palima - Baros dengan nilai Rp. 169 miliar dilaksanakan dengan Metode Penunjukan Langsung karena melanggar ketentuan. Dan dinas PUPR pun belum pernah menayangkan paket tersebut pada sistem LPSE Banten karena masih dilakukan reviu baik oleh BPKP maupun Inspektorat Provinsi Banten," paparnya.


[Herdi/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top