Senin, 21 Juni 2021 |
09:54 wib: Rakor Covid-19 Dengan Kemenko Perekonomian, Wagub Andika Laporkan Banten Kembali Zona Oranye 17:25 wib: Perluas Sales Channel, ASDP Resmi Gandeng AgenBRILink 10:37 wib: Wabup Pandji Harap Angka Anak Stunting di Kabupaten Serang Zero 10:22 wib: Sentra Sedap Malam di Kabupaten Serang Jadi Agrowisata 06:12 wib: DKP Banten Kembangkan Perikanan Tangkap dan Budidaya Hasil Laut 17:09 wib: Gubernur Banten Kembali Memperpanjang PPKM Mikro dari tanggal 15 s.d 28 Juni 2021 07:44 wib: Amanah Keppres, BI Banten Dorong Pemkab Serang Bentuk Tim P2DD 13:01 wib: Gubernur Banten Laporkan detik.com ke Dewan Pers 10:49 wib: Diskominfosatik Kabupaten Serang Gencar Sosialisasikan Literasi Digital 06:48 wib: Menuju Merdeka Blank Spot, Pulau Tunda Akan Dibangun Tower BTS

Mandi Air Panas sambil Nikmati Pemandangan di Cisolong

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 10283 Pengunjung

Bantenku.com, PANDEGLANG- Provinsi Banten memiliki banyak tempat wisata alami dan buatan. Setidaknya yang sudah terkenal di mata masyarakat ada Pantai Anyer, Karang Bolong, hingga Tanjung Lesung.

Namun ada tempat wisata alternatif lainnya guna relaksasi tubuh sekaligus pengobatan alami, yakni Pemandian Air Panas Cisolong. Lokasinya berada di  Kampung Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini selalu dipenuhi pengunjung tiap akhir pekan.

“Ramainya dari sore jam empat sampe jam sembilan malem. Bukanya 24 jam,” kata salah satu pengurus pemandian air panas, Bedi (31), Kabupaten Pandeglang, Minggu (12/4/2015). Di pemandian Air Panas Cisolong ini, pengunjung bisa menikmati relaksasi air panas alami sembari menikmati angin sepoy-sepoy yang bertiup dari pohon rambutan, kecapi, durian, hingga pohon bambu.

Tak hanya tubuh yang dapat merasakan relaksasi, mata dan pikiran pun akan terasa damai dengan menikmati pemandangan pematang sawah yang melingkupi sekita area pemandian air panas ini. Bahkan pemandangan hijau dan tingginya Gunung Karang yang merupakan gunung tertinggi di Banten dapat dinikmati dari tempat ini.

Dibuka sejak tahun 2008. Airnya dari sumber mata air panas di Gunung Karang.  Ada tiga kolam pemandian. Yang paling panas 70 derajat dan tidak bisa dipakai untuk berenang,” terang Bedi. Guna sampai ke lokasi pemandian, pengunjung harus terlebih dahulu berjalan kaki dari tempat parkir sejauh 100 meter. Pengunjung akan disambut oleh kolam ikan dan sejuknya udara segar khas Kabupaten Pandeglang yang masih memiliki hutan dan banyak pepohonan.(Dhee)



KOMENTAR DISQUS :

Top