Senin, 21 Juni 2021 |
09:54 wib: Rakor Covid-19 Dengan Kemenko Perekonomian, Wagub Andika Laporkan Banten Kembali Zona Oranye 17:25 wib: Perluas Sales Channel, ASDP Resmi Gandeng AgenBRILink 10:37 wib: Wabup Pandji Harap Angka Anak Stunting di Kabupaten Serang Zero 10:22 wib: Sentra Sedap Malam di Kabupaten Serang Jadi Agrowisata 06:12 wib: DKP Banten Kembangkan Perikanan Tangkap dan Budidaya Hasil Laut 17:09 wib: Gubernur Banten Kembali Memperpanjang PPKM Mikro dari tanggal 15 s.d 28 Juni 2021 07:44 wib: Amanah Keppres, BI Banten Dorong Pemkab Serang Bentuk Tim P2DD 13:01 wib: Gubernur Banten Laporkan detik.com ke Dewan Pers 10:49 wib: Diskominfosatik Kabupaten Serang Gencar Sosialisasikan Literasi Digital 06:48 wib: Menuju Merdeka Blank Spot, Pulau Tunda Akan Dibangun Tower BTS

Dorong Tersangka Baru Kasus Genset RSUD, Aktifis Anti Korupsi Kepung Kejati Banten

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1687 Pengunjung
Aksi unjukrasa di depan gerbang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten di Palima, Kota Serang, Kamis (12/9/2019).

Bantenku, SERANG- Koalisi Mercusuar Banten (KMB) yang terdiri dari LSM, Ormas, Peguron dan Media menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dengan tuntutan untuk segera menetapkan tersangka baru kasus ganset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten Tahun anggaran 2015.

Aksi tersebut terdiri dari 36 LSM, 3 Peguron, 5 Ormas dan 13 media yang menuntut keras Kejati Banten untuk segera menetapkan tersangka baru. Pasca ditetapkan nya vonis kepada 3 terdakwa yang saat ini sudah dijatuhi hukuman (terpidana, red) oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang dan telah menjalani masa hukuman tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan ganset. Hal tersebut di ungkapkan oleh Kordinator Lapangan (Korlap) KMB Badru Tamami.

“Kami meminta agar kejati menetapkan tersangka baru diantaranya AA (Wadir RSUD Banten), SM (Kabag Umum, Sekretaris Tim Survei dan Koordinatos PPTK) serta HA (PPTK dan anggota survei) yang sebelumnya statusnya masih sebagai saksi,” tegasnya.

Berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan dan berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan provinsi Banten, pada kegiatan belanja modal Pengadaan Genset di RSUD Banten Tahun Anggaran 2015 dengan nilai kontrak senilai Rp2.229.855.000, terjadi kerugian Negara sebesar Rp631.008.909.(Sha/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top