Sabtu, 18 Januari 2020 |
08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB 13:32 wib: Protes Kebanjiran, Warga Bojonegara Demo Blokir Jalan

Warga digemparkan penemuan mayat diduga korban begal

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 11032 Pengunjung
Foto : Suasana Tempat Kejadian Perkara, Selasa (31/03/2015)

Bantenku.com, SERANG- Warga Kampung Nambo, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, digemparkan dengan penemuan mayat pria di semak-semak. Mayat tanpa identitas ini, ditemukan dalam keadaan telentang dengan kondisi sudah membusuk, namun polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban.

Dari keterangan yang dihimpun, mayat tanpa identitas ini pertama kali ditemukan oleh Sahrani, 50, warga setempat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat melintas Sahrani mencium bau bangkai yang begitu menyengat.

Sahrani yang mencurigai bau bangkai itu, telum menelusuri sumber bau bangkai tersebut, dan ternyata berasal dari mayat manusia. Karena tak mau disalahkan, Sahrani melaporkan ke warga lainnya dan kemudian dilaporkan ke Polsek Ciruas. "Mayat terlihat terlentang dan sudah membusuk," kata Sahrani, Selasa (31/3/2015)

Kapolsek Ciruas, Kompol Idrus Madaris mengatakan penemuan mayat yang diduga sudah lebih dari tiga hari itu, langsung dibawa ke RSUD dr Drajat Prawiranegara, Serang. Setelah dilakukan. Identifikasi korban. "Penyebab kematian masih diselidiki," kata Kompol Idrus Madaris.

Dikatakan Kapolsek, berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan identitas diri di tubuh korban. Korban yang kondisinya sudah membusuk hanya mengenakan celana pendek warna hitam tanpa pakaian. "Saat ditemukan, kondisi mayat dalam posisi telentang dengan wajah tertutup karung," ungkap Kapolsek.

Diketakan Kapolsek, korban diperkirakan bukan warga Kecamatan Ciruas, Karena Polsek Ciruas tidak mendapatkan laporan dari warga terkait kehilangan keluarganya. Bahkan warga yang mendatangi lokasi penemuan mayat tidak mengenal korban. "Kemungkinan warga luar," kata dia.

Untuk usia korban tersebut, diperkirakan 30 tahun, rambut pendek dan tidak ada ciri-ciri khusus. Diperkirakan mayat korban sudah lebih 3 hari. "Untuk mengetahui penyebab tewasnya, mayat kita bawa ke rumah sakit untuk ditangani tim medis," terang Kapolsek. (dan)



KOMENTAR DISQUS :

Top