Kamis, 16 Juli 2020 |
20:42 wib: Satgas Aman Nusa II Polda Banten, Tinjau Pelaksanaan Test Swab Massal Dalam Bakti Sosial dan Kesehatan 14:42 wib: Lantik 201 Pejabat Esselon III dan IV, Untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Kepada Masyarakat Lebak 08:51 wib: Tetap Tuntas 2021, Target Jalan Beton Terdampak Covid-19 08:47 wib: Kopsyah BMI Konsisten Bantu Pemkab Serang Perbaiki RTLH 20:58 wib: Puluhan Warga Binaan Lapas Serang Ikuti Perekaman E-KTP 14:06 wib: Polda Banten Gelar Tes Samjas Seleksi Penerimaan AKPOL Dan Tamtama Tahun 2020 21:52 wib: Jelang Pilkada Kabupaten Serang 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cikande Terima Perlengkapan Logistik PPDP Dan APD 16:37 wib: Personel Polres Serang Melakukan Pengamanan Pembagian BTS Kepada Masyarakat 07:44 wib: BST Tahap 3 Desa Waringin Kecamatan Mancak Mulai di Bagikan Di Kantor Desa 20:05 wib: Pendukung Masih Yakin Masduki Jadi Cabup

Warga Desa Mangunreja Mengeluh Pembuangan Limbah Domestik Dan B3 Di Lahan Milik PT Satmarindo

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1701 Pengunjung

BantenKu, SERANG -  Pencemaran Lingkungan di temukan perusahaan membuang limbah sampah domestik di lahan kosong milik PT Satmarindo Desa mangunreja, lahan kosong tersebut sering  untuk membuang sampah sampah industri seperti sampah plastik dan  juga   Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sampah sampah itu di buang oleh oknum perusahaan yang tak bertanggung jawab.

Warga Desa Mangunreja  merasa mengeluh ada tumpukan batubara sisa pembakaran dan bahan dan beracun (B3), selasa lalu sempet di sergap dari pihak kepolisian Puloampel ketika sampah domestik sisa pembakaran sampah plastik milik PT Caputra Mitra Sejati di buang di lahan milik PT Satmarindo Desa Mangunreja kecamatan Puloampel Kabupaten Serang.

Dampak akibat buang sampah sembarangan di lahan kosong milik PT Satmarindo sampah Plastik itu  bisa jadi menutupi bibir pantai  dan mencemari lingkungan karena ada juga yang membuang sampah ke sungai bisa jadi sampah-sampah plastik bisa menutupi bibir pantai.

Ketika di temui awak media di kantor kerjanya Iptu Fajar Maulidi selaku Kapolsek Puloampel mengatakan  ke Bantenku membenarkan sisa bembakaran sampah pelastik dari salah satu perusahaan PT Caputra Mitra Sejati membenarkan ada oknum yang membuang sampah domestic.

Iptu Fajar Maulidi  telah menegur terhadap oknum yang membuang sisa pembakaran sampah domestik di lahan kososong milik perusahaan PT Satmarindo, ketika di tegur oknum yang membuang sampah tersebut oleh Iptu fajar Maulidi dengan alasan dana yang di dapat dari pembuangan sampah ini di peruntukan untuk uang kas DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Kampung Sitong, memang niat kamu (oknum) baik belum tentu hasilnya baik tutur Iptu Fajar Maulidi.

Kepala Desa Mangun Reja ketika dihubungi awak media mengatakan saya sendiri selaku kepala Desa Mangun Reja merasa kaget ada oknum perusahaan yang tidak bertangungjawab, harus di tindak tegas terhadap perusahaan yang membuang limbah semabarangan di tempat lahan terbuka tutur Kepala Desa.

Warga Mangunreja yang tidak mau di sebutkan namanya, ketika ditemui pangkalan nelayan Mangunreja , merasa kaget ada pengerebegan dari anggota Polsek Puloampel di saat ada pembuangan sampah domestik, ketika dilihat oleh warga tersebut sampah sampah itu sisa sisa pembakaran sampah domestik, pembuangan di tempat terbuka pasti kalo musim hujan  pasti banyak lalat dan kalo musim panas pasti baunya menyengat kata warga yang hendak  ke laut tuturnya.

Penelusuran awak media  di sepanjang lahan kosong milik PT Satmarindo di temukan dugaan tempat pembuangan limbah Bahan berbahaya dan beracun (B3) yang tidak memiliki ijin kami berharap dari pihak dinas terkait bisa melaku kan peneguran terhadap pengelolah sesuai permen LHK No.62 Tahun 2019 tentang baku mutu air limbah  tersebut.



[Sah/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top