Rabu, 24 Juli 2019 |
16:24 wib: Peduli Sepakbola,FOPPSI Serang Gelar Kejurnas FOPPSI U-11 08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi Lepas 117 Peserta PKM STISIP Stia Budhi

Publisher: Admin Web Dibaca: 308 Pengunjung

Bantenku - Lebak. Salah satu prioritas pembangunan daerah perlu mendapatkan dukungan semua pihak termasuk peran perguruan tinggi, termasuk terbangunnya ketahanan dan lingkungan keluarga yang semakin kokoh, sebagai upaya untuk melahirkan anak-anak kyang semakin sehat, cerdas, berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal Tersebut diungkapkan Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi saat melepas Praktek Kerja Mahasiswa (PKM) STISIP Setia Budhi Rangkasbitung, di Pendopo Lebak, Senin (14/01/2019).

“Praktek kerja mahasiswa yang dikembangkan oleh STISIP Setia Budhi Rangkasbitung melalui model tematik merupakan inovasio aplikatif yang sangat dibutuhkan oleh kita, karena akan sangat berdapak terhadap perubahan” Kata Wabup.

Wabup mengatakan bahwa aktualisasi darma yang akan dilakukan oleh mashasiswa akan sangat memberikan warna, sekaligus memberikan masukan pada pemerintah daerah terhadap upaya percetapan pembangunan Kabupaten Lebak yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan, oleh karena itu wabup memberikan apreseasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada STISIP  dan kepada mahasiswa peserta praktek kerja.

Dalam kesempatan itu wabup mengajak para mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkulihan untuk membangun masyarakat, serta dapat menghormati norma-norma yang berlaku di masyarakat. 

“Kalian tidak hanya membawa nama baik individu, namun nama baik kamus dan pemerintah daerah selama disana” Pungkasnya .

Sementara wakil ketua STISIP Rangkasbitung, Haris Hijrah Wicaksono mengatakan bahwa 117 orang mahasiswa yang terbagai dalam 5 kelompok akan melaksanakan PKM di Kawasan Masyarakat Adat Citorek Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak selama sebulan" singkat Haris. (Gus,Red).

KOMENTAR DISQUS :

Top