Senin, 30 Januari 2023 |
21:04 wib: STIH Painan Serang Gelar Launching dan Webinar dengan Tema Dinamika Upah Buruh Paska Terbitnya Perppu Cipta Kerja 23:58 wib: Pengguna Aplikasi Ferizy ASDP Tembus 1,38 Juta Orang, Pengguna Jasa Kapal Ferry Terus Meningkat 20:31 wib: Guyub Pimpinan Daerah Se-wilayah Banten Bersama Dangrup 1 Wujud Semua untuk Rakyat 17:40 wib: Gelar Ngopi Bareng, Dangrup 1 Kopassus Ajak Wartawan Membantu Masyarakat 10:10 wib: Bupati Serang Siapkan Multiprogram Atasi Dampak PHK 18:55 wib: Banjir Suralaya, Sekda Perintahkan PU Rutin Rawat Gorong-gorong 17:51 wib: Bupati Serang Launching Pelayanan Desa Berbasis Digita 08:41 wib: Jawara Banten Kumpul di Grup 1 Kopassus. Ada apa? 18:25 wib: Festival Kebudayaan Tanara Perkuat Wisata Religi Kabupaten Serang 18:29 wib: Layanan Arus Balik Gilimanuk - Ketapang dan Bakauheni - Merak Cenderung Sepi, Pengguna Jasa Dihimbau tetap Waspada Cuaca Ekstrim dan Beli Tiket Online

Wabup Serang Harap KKP Kelas II Banten Tingkatkan Tangkal Penyakit Menular

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 231 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Direktur Jendral (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Maxi Rein Rondonuwu dan Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa meresmikan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Banten Wilayah Kerja (Wiker) Bojonegara.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan meninjau sejumlah ruangan kerja KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara tepatnya di Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara pada Sabtu, 26 November 2022. Turut hadir Kepala KKP se Indonesia dan para Unsur Muspika Kecamatan Bojonegara

Wabup Serang Pandji Tirtayasa berharap dengan diresmikannya Gedung KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara, akan selalu dapat memberikan pelayanan kekarantinaan kesehatan dan pelayanan kesehatan pelabuhan yang terbaik di wilayah kerjanya. Diharapkan juga dapat meningkatkan upaya cegah dan tangkal keluar atau masuknya penyakit atau factor resiko kesehatan masyarakat.

“Sehingga, dengan demikian resiko terjadinya penyebaran penyakit di wilayah dapat di minimalisir,”ujar Pandji melalui keterangan tertulisnya yang di siarkan Diskominfosatik Kabupaten Serang pada Senin, 28 November 2022.

Dikatakan Pandji, belajar dari kejadian penyebaran covid-19 yang begitu cepat dengan resiko kematian yang tinggi, menunjukan betapa masih banyak aspek ketahanan kesehatan yang perlu di perbaiki. Dengan keberadaan KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara ini adalah bagian dari menangkal masuknya penyakit dari luar.

“Disini ada pelabuhan-pelabuhan khusus lalu lintas manusianya frekuensinya tinggi, oleh karena itu ada KKP ini untuk menangkal penyakit-penyakit yang dibawa dari luar yang dibawa orang yang terkena penyakit di bawa kesini,”katanya.

“Makanya KKP mempunyai kewenangan untuk mengkarantina ini sangat strategis, kantor ini sangat strategis jangan sampai ada penyakit masuk ke wilayah Kabupaten Serang,”harap Pandji.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu berharap dengan adanya bangunan yang representatif ini dapat menambah kinerja untuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya terkait dengan kekarantinaan pelabuhan yang ada. “Khususnya Wilayah Bojonegara ada sekitar 34 pelabuhan, semoga cegah tangkal dari penyakit menular dampak resiko penyakit menular di wilayah ini dapat di kendalikan dengan baik,”ujarnya.

Kepala KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara Setya Dwi Sangka mengatakan gedung baru yang dibangun dengan luas lahan 593 meter persegi, sedangkan luas bangunannya 397 meter persegi yang dibangun sejak tahun 2021 lalu. “Dengan adanya Wiker Bojonegara ini kita bisa melayani selama 24 jam, dan pelayanan vaksinasi juga bisa disini”ujarnya.

“Keberadaan kami (KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara) menangani 34 pelabuhan dermaga khusus DUKS atau Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri, dan 1 Pelabuhan Penyeberangan Umum Bandar Bakau Kaya Bojonegara. Wiker kami hanya wilayah Bojonegoro dan Pulo Ampel sampai Salira,”ujar Setya Dwi Sangka.

Dijelaskan Setya Dwi Sangka, keberadaan KKP Kelas II Banten Wiker Bojonegara untuk cegah dan tangkal penyakit-penyakit yang berpotensi wabah. “Itu kita temukan, kita tangkap diantaranya penyakit atau wabah covid 19, meningitis dan sebagainya,”terang Setya.(*)

KOMENTAR DISQUS :

Top