Minggu, 28 November 2021 |
21:09 wib: Tangani Pandemi Covid: 63.1% Masyarakat Banten Puas dengan Kinerja Wahidin 10:29 wib: Pemkab Serang Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Kategori Informatif 17:48 wib: Pelepasan Ekspor Buah Manggis Total Senilai Rp. 448,5 Juta Tujuan Tiongkok 10:34 wib: Bupati Serang Rekomendasikan Usulan UMK Tahun 2022 kepada Gubernur Banten 23:35 wib: Dimeriahkan Fleur! Sampai Sir Dandy & Mocca, Tangsel Sejiwa Fest Disambangi Wagub Andika 23:28 wib: Ini Besaran Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2022 20:16 wib: Hasil Rapat Bersama Pemkab Serang, Pembongkaran THM Dilanjutkan 19:45 wib: Permudah Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan, Bapenda Bersama Jasa Raharja Banten Gandeng Bank Daerah 08:48 wib: Tekan Kenaikan Harga, Pemkab Serang Gelar OP Minyak Goreng 21:06 wib: Jasa Raharja Cabang Banten Ikut Berpartisipasi Operasi Zebra Maung Tahun 2021

Utamakan Pelayanan, Jasa Raharja Banten Data Korban Laka Bus di Tol Tangerang Merak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 140 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Guna memberikan pelayanan terhadap korban kecelakaan tabrakan beruntun bus PO Komara di Tol Tangerang Merak, PT Jasa Raharja Cabang Banten langsung melakukan pendataan korban yang mengalami peristiwa nahas tersebut.

“Setelah mendapat laporan bahwa ada satu orang meninggal dunia dan 13 korban luka-luka berat, kami langsung terjun ke lokasi dimana korban ditangani, yaitu RS Sari Asih Serang, untuk memperoleh keterangan dan data-data dari ahli waris untuk proses pemberian santunan dan biaya pengobatan,” kata Kabag Operasional PT Jasa Raharja Cabang Banten, Kurnia Indrawan di Serang, Sabtu 17 Oktober 2021.

Kurnia bersama tim langsung turun ke lapangan dan langsung mendapatkan data-data dari pihak kepolisian setempat, lalu kemudian dicocokkan dengan data di RS Sari Asih diketahui bahwa akibat kecelakaan beruntun tersebut satu orang meninggal dunia bernama H Bonto, warga Kampung Tonjong Rancailad, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, dan 13 orang mengalami luka-luka berat sampai ringan.

Belum diketahui pasti penyebab tabrakan beruntun tiga bus yang ketiganya Bus PO Komara Balaraja dengan Nopol masing-masing (A-7517-ZM), (A-7516-ZA) dan (A-7535-ZA), namun dugaan sementara karena sopir menjalankan busnya ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.

Kurnia mengungkapkan, sebagai perusahaan asuransi yang profesional PT Jasa Raharja tentunya mengutamakan pelayanan terbaik dan tercepat dalam menangani kasus-kasus kecelakaan.

“Kami tidak mau mengecewakan mereka, karena selain dana yang dikelola perusahaan adalah uang mereka, dan mereka pun tentu menuntut pelayanan yang cepat dan prima,” kata Kurnia.


[Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top