Minggu, 21 Juli 2019 |
08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah 19:33 wib: Pesona Negri Atas Awan Gunung Luhur Citorek Sedot Perhatian Bupati Lebak

Tol Serang-Panimbang Masuk Proses Amdal

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 12887 Pengunjung

Bantenku.com, SERANG - Pemerintah pusat menggeber proses pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang sejauh 87 kilo meter.

Kini, proses pembangunan jalan tol tersebut, sudah memasuki tahapan Analisis Dampak Lingkungan (amdal).

"Pemerintah pusat sudah merencanakan tahun depan (pembangunan jalan tol). Makanya itu, kita sekarang sedang menyiapkan amdal," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, Rano Karno di Serang, Kamis (14/05/2015).

Tak hanya menyiapkan amdal, Pemprov Banten juga siap membantu pemerintahan Jokowi-JK untuk menyediakan lahan untuk jalan Tol Serang-Tanjung Lesung, demi mempercepat pembangunan ekonomi di wilayah Banten Selatan.

"Kita (pemprov Banten) hanya kepada amdal. Karena pembangunan kan (pemerintah) pusat. Dan, tentu kita diminta bantuannya untuk pembebasan lahan," tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi berjanji membangun Jalan Tol Serang-Tanjung Lesung sejauh 87 kilometer yang akan menghabiskan biaya sebesar Rp5 triliun.

Janji tersebut dilontarkan Jokowi saat melounching Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, yang sempat mangkrak 24 tahun pembangunannya, pascadicanangkan tahun 1991.

Kini KEK Tanjung Lesung coba dibangun kembali dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2012 dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang.

KEK Tanjung Lesung seluas 1.500 hektar dikelola oleh PT Jabebeka melalui anak usahanya PT Banten West Java (BWJ). (DHAN)

KOMENTAR DISQUS :

Top