Selasa, 19 November 2019 |
11:29 wib: Program Pamsismas Diduga Bermasalah 13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten

TERKAIT DUGAAN PENCEMARAN LINGKUNGAN PT.DUCON GANGGU KENYAMANAN WARGA DESA NAMBO ILIR

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 10892 Pengunjung
Foto : salah satu asap cerobong PT.ducon, dan pintu gerbang masuk dan armada angkutan hasil produksi PT.Ducon

Bantenku.com, SERANG - Warga Desa Nambo Ilir kecamatan Kibin Kabupeten Serang resah dan mengeluhkan keberadaan PT.Ducon yang berada diwilayahnya, warga menuding Perusahaan yang memproduksi Batu apung (red) tersebut telah menimbulkan pencemaran lingkungan berupa asap,debu,suara bising dan bau yang menyengat, selain itu pula warga mengaku pihak perusahan belum pernah meminta ijin lingkungan terhadap warga, “warga disini merasa terganggu akan keberadaan pengoperasian PT.Ducon itu” ungkap hasan salah satu warga desa Nambo ilir.

Masih menurut warga sejauh ini warga meminta kepada PT.Ducon agar dalam usahanya tidak mencemari lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan warga, dalam hal ini yang mana pihak perusahaan agar lebih memperhatikan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sehingga warga tidak menjadi korban “ kalau mau ngambil untung jangan warga di jadikan korban “tutur warga setempat

Menurut Jaya Herman Penjabat Pemerintahan Desa Nambo Ilir Kecamatan Kibin Kabupaten Serang mengakui bahwa banyak warga yang datang dan mengeluhkan kepada pihak pemerintahan Desa Nambo Ilir akan dampak yang di timbulkan oleh PT.Ducon tersebut,terkait itu pihak Pemerintahan Desa sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak perusahaan akan pencemaran lingkungan dan ketidak nyamanan yang ditimbulkan oleh PT.Dukon,

Ketika dikonfirmasi pihak PT.Docun tidak bersedia ditemui dan terkesan menghindar dari awak media.(SYAM)

KOMENTAR DISQUS :

Top