Rabu, 24 Juli 2019 |
16:24 wib: Peduli Sepakbola,FOPPSI Serang Gelar Kejurnas FOPPSI U-11 08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Ikatan Bidan Datangi Puskesmas Puloampel

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 567 Pengunjung
Foto ; Bantenku.co.id

Bantenku, PULOAMPEL- Puluhan tenaga bidan di lima kecamatan mengikuti kegiatan seminar yang digelar oleh organisasi ikatan Bidan Indonesia(IBI) pada hari Jumaat (05/07/2019).

Dalam kesempatan tersebut ketua IKatan Bidan Indonesia Yeni Kusuma menjelaskan bahwa untuk meningkatan kualitas generasi dilakukan upaya salah satunya melalui peningkatan kualitas Antenetal yakni cara dan ke waspadaan komplikasi kehamilan.

Yeni Kusuma menyebutkan peningkatan jumlah tenaga kesehatan di 4 puskesmas belum diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang di berikan kepada masyarakat, dengan begitu angka kematian ibu melahirkan masih tetap tinggi karna rendahnya kualitas pelayanan kebidanan.

" Untuk meningkatkan pelayanan kebidanan diperlukan sistem manajemen yang baik yang di lihat dari peran pimpinan untuk meningkatkan kinerja bidan baik dari komunikasi, lingkungan kerja yang kondusif, maupun budaya organisasi yang bisa meningkatkan kualitas kerja tim kesehatan," jelas Yuni.

Dukungan matrial yang Memadai juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, selain itu juga di tambah dengan dukungan kelengkapan infrastruktur pelayanan.

"Kualitas pelayanan kebidanan yang sesuai standar yaitu pelayanan mandiri ,kolaborasi rujukan dan berkelanjutan mempercepat penurunan angka ke matian ibu melahirkan," imbuhnya.

Dirinya juga mengucapkan terimkasih banyak atas dukungan yang telah diberikan oleh Kepala Puskesmas Puloampel Kherudin, atas suport beliau upaya penurunan angka kematian Ibu melahirkan dapat ditekan tutupnya. (Sahlani/Mahesa)


KOMENTAR DISQUS :

Top