Senin, 20 Januari 2020 |
20:13 wib: Bertahun tahun Tidak Diperhatikan Pemkab Warga Malang nengah Kerja Bakti 08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB

Sering Terjadi kecelakaan, Warga Kritisi kinerja Polsek Ciruas. 

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 4942 Pengunjung

Bantenku.com, SERANG - Lalu lintas sebagai akses transportasi masyarakat seharusnya menjadi media perjalanan yang aman dan nyaman.  Kenyamanan dan kemanan itu tentunya didukung dengan kerja keras aparat pengatur lalu lintas.  Sehingga masyarakat dapat menikmatinya dengan aman dan nyaman.  

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan keadaan lalu lintas tepatnya di perempatan lampu merah kec.  Ciruas Serang Banten.  Sudah bertahun -tahun warga yang melewati perempatan lampu merah ciruas ini berhadapan dengan arogansi pengendara motor,  mobil, angkutan umum,  truck,  kontener bahkan acapkali terlihat pengendara mobil dinas yang sengeja menerobos lampu merah di perempatan lampu merah Ciruas.  

Keadaan lalu lintas di lampu merah Ciruas seolah menjadi tontonan mengerikan. Pasalnya ada banyak kecelakaan yang terjadi di lampu merah Ciruas ini. Kesaksian warga sekitar juga turut membenarkan atas kecelakaan itu.  

Menurut warga di tahun 2016 ini ada sekitar 7 kali kecelakaan yang hampir merenggut nyawa pengendara.  Baik motor maupun mobil.  Angka kecelakaan ini dinilai warga akibat dari keterlambatan aparat kepolisian dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.  

Lampu merah di perempatan Ciruas sudah banyak menuai kritik pedas dari masyarakat.  Sebab,  lampu merah yang hanya berjarak 10 meter dari polsek Ciruas ini tidak mendapatkan pengawasan maksimal dari pihak Kepolisian sektor Ciruas. 

Kami sangat menyayangkan kepada instani terkait atas keterlambatanya dalam melakukan peran dan fungsinya sebagai aparat pengatur lalu lintas. Kami memohon kepada pihak polsek Ciruas dan polres Serang untuk turun  tangan membenahi melakukan pengawasan secara teratur, agar masyarakat yang melintasi lampu merah di perempatan Ciruas menjadi aman terkendali.  Tutur hery salah seorang warga Ciruas kepada Bantenku.com(28/10/2016)

Jarkasih seorang tukang ojeg di daerah Ciruas juga mengingankan adanya tindakan tegas dari kepolisian Ciruas dan Polres Serang terhadap para pengendara yang melanggar lalu lintas.  Bukan hanya itu Jarkasih berharap kepolisian sektor Ciruas menangkap para sopir truk milik perusahaan yang ada di daerah Cikande, Kragilan,  yang sengaja melakukan pelanggaran lalu lintas.  Saya berharap polsek Ciruas dan polres Serang memahami betul keadaan warga yang banyak mengeluhkan masalah pengendalian lalu lintas.  Pungkasnya. 

Polsek Ciruas enggan mengomentri masalah ini.  Pihaknya berdalih masyarakatnya saja yang tidak mau berkendara secara tertib dan teratur.  

(Ido/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top