Senin, 18 November 2019 |
18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan 11:57 wib: Brantas Lebak Desak Aparat Tegas, Truk Jalan Lalulintas By Pas Mandala Tercemar tanah merah

Sejak 1983 Belum Terjamah Pemerintah,Madrasah Uswatun Khasanah Jual Bangku Bekas Buat Beli Genteng.

Publisher: Admin Web Dibaca: 2975 Pengunjung
Bantenku


Bantenku,SERANG.Madrasah Uswatun Khasanah yang terletak di Kampung Pabrik Desa Tegalmaja Kecamatan Kragilan berdiri sejak tahun 1983 atas swadaya masarakat.dan semenjak itu pula belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan dari Pemerintah.Sabtu (23/03/2019).

Genting genting Madrasah terlihat pada hancur bahkan sudah hilang dari tempatnya.sehingga jika hujan tiba air langsung terjun bebas membanjiri ruang kelas yang juga kondisinya sangat memperihatinkan.

Faturohman salah seorang tenaga pengajar di madrasah tersebut mengungkapkan perasaannya atas kondisi madrasahnya itu.Dia mengatakan sangat sedih melihat pisik bangunan madrasah sekarang ini.apalagi jika hujan tiba.banjir dimana mana.anak anak yang belajar terpaksa disuruh pulang walaupun jam belajar belum selesai karena ruang kelas banjir dan takut atap madrasah ambruk.

" saya sangat sedih sekali melihat kondisi madrasah ini,apalagi hujan datang sudah anak anak saya suruh pulang,karena ruangan bocor semua dan takut atap sekolah ambruk"ungkapnya.

"saya juga rencana akan jual bangku bangku rusak itu kepada warga untuk kayu bakar dan uangnya saya belikan genting buat tambal sulam atap yang bocor"imbuhnya.

Faturohman juga berharap kepada semua pihak baik masyarakat atau Industri yang ada di sekitar madrasah agar bisa membantu dengan program CSR nya.Dan khususnya Pemerintah setempat melalui kementrian agama agar bisa segera memperbaiki madrasahnya.karena jika kondisi ini dibiarkan khawatir anak anak kehilangan tempat belajar dan gak mau sekolah.(Iksan/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top