Rabu, 30 September 2020 |
21:12 wib: Tahun 2021, Bagian Kesbangpol Kabupaten Serang menjadi Badan 21:06 wib: Warga Cikande Permai Minta AG Pelaku Pencabulan Segera Ditangkap 06:32 wib: Rakor, Pjs Bupati Serang Fokus Penanganan Covid-19 21:56 wib: Pendekar Banten Mendukung Erick Thohir Tetap Sebagai Menteri BUMN 14:09 wib: Sopir Truk Bawa Kabur 2.256 Pasang Sepatu Eksport Amerika 14:03 wib: Polres Serang Kota Luncurkan Hotline Pengaduan Pelanggaran Potkes Covid-19 09:31 wib: Kabid Humas Pimpin Operasi Yustisi Malam Minggu, Temukan 9 Pelanggar 08:12 wib: Diduga Terbentur Ekonomi, Seorang Janda di Kabupaten Pandeglang Nekat Lakukan Ini 08:10 wib: Pandemi Covid-19 Warga Binaan Rutan Serang Belajar Kuliah Online 06:57 wib: Cegah Covid 19 Camat Serang dan Tim Gabungan Patroli Tempat Kerumunan

Samsuri : Masyarakat Cigelam Dambakan Jembatan baru

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6979 Pengunjung
Foto : Akses Jembatan yang dimiliki warga desa Cigelam(30/10/15)

Bantenku.com,SERANG- Jembatan merupakan suatu konstruksi atau bangunan penyambung pada persilangan antara jalan dan penghalang yang dibangun sesuai dengan situasi dan kondisi setempat serta berada pada posisi lebih rendah. Bangunan penyambung tersebut dibuat untuk melintasi rintangan berupa sungai, saluran irigasi, jurang, tepi pangkalan, laut, danau, lembah serta raya yang melintang tidak sebidang.

Bangunan yang melintasi dua bagian jalan yang terputus oleh penghalang ini bertujuan supaya pejalan kaki atau pengendara kendaraan dapat melintasinya dengan mudah. Disisi lain, pembangunan jembatan ini akan menimbulkan dampak serta manfaat bagi masyarakat setempat dari segi ekonomi maupun sosial,namun jika kondisi jembatan sudah tidak lagi memadai kwalitasnya maka pemerintah melalui dinas terkait memiliki kewajiban merenovasi atau merehabiltasi total bangunan jembatan tersebut guna memberikan kelanjutan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Bantenku.com dalam liputannya ke desa cigelam,kecamatan ciruas kabupaten serang,mendapati adanya bangunan jembatan yang terlihat sudah tidak layak digunakan, tepatnya dikampung cigelam.

Jembatan yang panjangnya sekira 30 meter dan sudah tidak terpasangnya besi pegangan itu masih tetap digunakan oleh penduduk yang mayoritasnya adalah petani. 

Samsuri (44) salah satu tokoh masyarakat desa cigelam menuturkan bahwa keberadaan jembatan itu sangat bermanfaat bagi warga cigelam,namun melihat kondisinya yang sudah tampak rapuh termakan usia,warga desa cigelam  sangat berhati-hati saat melintas dijembatan yang rentan goyang walaupun terbuat dari beton".tutur samsuri.

Sementara itu,sarnan (23) warga kampung kegulon,desa cigelam menceritakan jika dirinya pernah mengalami jatuh ke sungai bersama kendaraan roda dua yang ditumpanginya.kala itu ia ingin menyebrang bersama temannya kekampung sebelah,ketika kendaraannya yang dikemudikannya berada diatas jembatan,tiba-tiba saja jembatan itu goyang dan sarnan pun panik sehingga tidak dapat menjaga keseimbangan dan akhirnya ia bersama temannya dan kendaraan roda duanya terjun kesungai" cerita sarnan kepada bantenku.com

Kisah sarnan itu dibenarkan oleh samsuri tokoh masyarakat dan dirinya juga dipercaya sebagai ketua kelompok tani untuk desa cigelam.

Samsuri juga memiliki kisah yang sama seperti sarnan,namun peristiwa tersebut tidak terjadi pada dirinya melainkan anak lelakinya.

Dalam kejadian itu beruntung anak sulung samsuri hanya mengalami luka ringan.

Masyarakat cigelam mengharapkan agar pemerintah melalui instasi terkait dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan yang baru dan lebih kokoh,karena keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat cigelam".harap masyarakat desa cigelam.( Rizky)



KOMENTAR DISQUS :

Top