Sabtu, 08 Agustus 2020 |
23:26 wib: Program Jumat Barokah Kapolda Banten, Terus Bagikan Sembako ke Warga 13:36 wib: Pemkot Bengkulu-Pemkab Serang Sinergikan Program Keagamaan 13:27 wib: Ati Wakil Walikota Cilegon Ajak Guru Bekerja Dengan Ikhlas 10:45 wib: Sambut HUT RI Ke-75, Mapolda Banten Di Hiasi Umbul - Umbul dan Bendera Merah Putih 17:27 wib: Arogan, Gubernur WH Larang Ikatan Keluarga Minang Gunakan Plaza Aspirasi 17:16 wib: September, BPS Kabupaten Serang Laksanakan Sensus Penduduk 2020 13:31 wib: Polda Banten Kembali Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Ganja Di Tol Tangerang - Merak 12:50 wib: Pemkab Serang Sinergikan LKBA dengan Kampung Tangguh Polri 09:31 wib: Pemkot Cilegon Gelar Launching Inovasi Tahun 2020 10:49 wib: Wali Kota Serang Tinjau Pojok Baca di Tiga Titik Kota Serang

Rembug Warga Kelurahan Gelam Terkait Program Keserasian Sosial

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 203 Pengunjung

BantenKu, SERANG – Forum Keserasian Sosial Sumber Mandiri kelurahan Gelam kecamatan Cipocok Jaya kota Serang-Banten,melaksanakan Sareserahan rembug warga pelaksanaan program keserasian dengan tema bersatu dan rukun dalam perbedaan dan keberagamaan untuk mencegah konflik sosial dan paham radikalisme, pada hari minggu pagi (19/7/2020).

Kegiatan Tersebut di hadiri Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Banten Drs Tajul Arifin, Anggota DPRD Kota Serang Daerah pemilihan Cipocok Jaya Mad Buang, Babinsa Koramil Cipocok Jaya, Tenaga pelopor perdamaian (TPP) Provinsi  dan Kota Serang, warga kampung Cigintung serta tokoh masyarakat kelurahan Gelam.

Adanya potensi konflik sosial di kelurahan Gelam maka penting dilakukan rembug warga untuk membahas program keserasian sosial sebagai stimulan untuk mencegah terjadinya konflik sosial dan sarana membangun kerukunan warga. Keserasian sosial adalah kegiatan pembangunan sarana fisik dan non fisik yang akan dilaksanakan oleh masyarakat secara kebersamaaan untuk menghindari terjadinya kesenjangan sosial yang berdampak pada bencana sosial.

Tajul Arifin mengatakan “Kegiatan iniadalah kegiatan keserasian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan yang tentunya di kampung cigintung , adalah memang yang  membutuhkan sarana air bersih”

“kebetulan kampung cigintung dataran tinggi sehingga masyarakat sangat membutuhkan sekali air bersih, pemerintah dari kementerian sosial tentu ikut mefasilitasi atau menjembatani   memberikan bantuan, dengan adanya bantuan ini diharapkan masyarakat tidak ada lagi resah dengan adanya kekurangan air” ucapnya.

“Kalau kekurangan sudah lama sekali karena ini dataran tinggi sehingga ini bahkan sudah 3 tahun mereka mengajukan ke kementerian sosial melalui dinas sosial kota serang melalui rekomendasi dinas sosial provinsi langsung kita kirim ke pusat, ini hampir 3 tahun turun bantuannya, ujarnya.

Ditambah “tentunya berupa uang tapi dipergunakan oleh masyarakat untuk pengadaan pengeboran, kita cek lokasi mudah-mudahan karena dataran tinggi tapi dari pihak pengebor menjamin bahwa ini ada keluar air , karena sudah berpengalaman insyAllah ini air akan keluar bersih”

Abu Salim  selaku anggota Forum Keserasian Sosial Provinsi Banten mengatakan Jadi ini salah satu forum upaya untuk mengusulkan bantuan kementerian sosial melalui dinas sosial provinsi banten dan dinas sosial kota serang, sehingga direspon kementerian sosial untuk solusi kepada masyarakat selama ini masyarakata cigintung sangat berharap, mungkin sudah berlangsung bertahun-tahun kekurangan air.

“karena letak geografis  di kampung cigintung dataran tinggi, jadi seperti umpamakan bukit kecil tapi dengan cara ini mudah-mudahan konflik yang terjadi atau perselisihan masyarakat terutama membutuhkan air, sehingga masyarakat dari 47 rumah ini dan memang jumlah kepala keluarga juga terlalu banyak sehingga ini akan menjadi solusi rumah-rumah yang sangat mebutuhkan air” ucapnya.

“Kalau konflik baru kepada selisih  sehingga kita forum tugasnya untuk mencegah  sehingga jangan sampai  terjadi kepada hal-hal yang lebih berdampak terjadi kepada masyarakat”ucapnya.

Ditambah sangat berdampak ketika musim kemarau sehingga dengan adanya pengeboran ini minimalnya  sampai keluar air mudah-mudahan 70 meter keluar air, sehingga nanti ketika masyarakat memanfaatkan air karena ini sebuah solusi sangat membutuhkan air, dan ini akan berdampak positif kepada masyarakat ketika musim kemarau akan termanfaatkan oleh masyarakat.

Salah satu warga Epi Amidin yang bertempat tinggal di kampung Cigintung mengatakan “ warga disini mengkonsumsi air adalah seminggu sekali inipun dijadwal, makanya kenapa setiap kamar mandi ada penampungan air yang besar , karena untuk antisipasi konsumsi selama 1 minggu”

“Sekitar 119 kepala keluarga di RT 4/ RW 5 hanya ada satu 1 titik sumber air yang di konsumsi oleh masyarakat, selama ini kekurangan air sehingga konflik berebutan air bersih seperti setiap rumah tidak sama penyalurannya, maka kami berpikir warga upayakan mengajukan usulan dari 3 tahun lalu sudah terealisasi pengeboran air untuk kebutuhan 47 rumah” ucapnya

“Sangat luar biasa, senang masyarakat kampung cigintung mengucapkan terimakasih kepada yang menyalurkan program keserasian sosial bagi masyarakat kami” ujarnya.



[herdi/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top