Senin, 18 November 2019 |
13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan

Ratu Tatu Prediksi Golkar Bakal Pecah

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 3780 Pengunjung

Bantenku.com, SERANG - Konflik di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang melibatkan kubu Abu Rizal Bakrie (ARB) dan Agung Laksono, diprediksi bakal berimbas pada perpecahan di Partai Beringin tersebut.

"Agak susah (baikan). Karena keduanya (ARB dan Agung) sudah tidak lagi berkomunikasi," kata Ketua DPD I Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah, Rabu (6/5/2015).

Wakil Bupati Serang ini mengklaim, bahwa kedua petinggi DPP Partai Golkar tersebut tak lagi memikirkan kadernya di daerah.

Padahal, menurut Ratu Tatu, peran kader Golkar di daerah sangatlah penting. Karena daerah juga memiliki peran dalam membesarkan partai.

"Kami sudah berusaha menjadi pemenang pada Pileg 2014, dan kami di Banten jadi pemenang," terangnya.

Untuk itu, Tatu pun berencana akan mengambil sikap tegas dengan mengikuti Pilkada serentak 2015 ini, melalui jalur perseorangan tanpa Partai Golkar.

"Walaupun masih kisruh di DPP, kami berharap ada jalan keluar. Kami pengurus Golkar sudah siap dengan semua kemungkinan. Jika Partai Golkar tidak bisa menjadi peserta pemilu," tegasnya.

Terkait kisruh Partai Golkar, pihak KPU Kabupaten Serang sendiri belum menentukan sikap, apakah partai tersebut diperbolehkan ikut Pilkada atau tidak.

"Belum bisa berkomentar banyak. Yang pasti kita akan jalankan keputusan dari KPU RI," kata Komisioner KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar.(DOWN)

KOMENTAR DISQUS :

Top