Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Puskesmas Puloampel Tingkatkan Program Kemitraan Bidan dan Dukun Bayi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 931 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- UPT Puskesmas kecamatan Puloampel terus menggalakan kemitraan bidan dengan dukun bayi di wilayah kerjanya, hal tersebut disampaikan oleh Khaerudin Kepala Puskesmas Puloampel saat memimpin upacara rutin pegawai dan staf di halaman Puskesmas, Senin(01/04).

Dalam sambutannya plt Puskesmas Puloampel Khaerudin menjelaskan untuk kegiatan yang dilaksanakan di puskesmas Bojonegara pada Selasa(02/04/2019) lebih menitikberatkan pada peran Bidan dan dukun bayi dalam hal pelaksanaan kemitraan bidan dengan dukun, hal tersebut merupakan bentuk kerja sama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan.

Dijelaskannya, bahwa kemitraan bidan dan dukun bayi merupakan bentuk kerjasama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi.

" Dengan adanya program tersebut diharapkan mampu tercipta prinsip keterbukaan,kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi," Ujar Khaerudin.

Oleh karena itu, lanjut Khaerudin kegiatan kemitraan ini tidak akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan jika tanpa adanya dukungan dari seluruh lintas sektor terkait seperti pelaksanaan pertemuan evaluasi kemitraan bidan dengan dukun bayi ini.

Hasil dari evaluasi kemitraan ini adalah dukun yang belum bermitra akan bermitra dengan bidan dan mematuhi komitmen yang telah disepakati bersama serta dukungan dari lintas sektor seperti kelurahan dengan melakukan pembinaan pada dukun bayi masing-masing kelurahan setiap 3 atau 6 bulan sekali, tambahnya.

"Dengan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat antara bidan dengan dukun,serta melibatkan seluruh unsur/elmen masyarakat yang ada sehingga dicari suatu kegiatan yang dapat membuat kerjasama saling menguntungkan antara bidan dengan dukun bayi, dengan harapan dukun persalinan,akan berpindah dari dukun bayi ke bidan.

Dengan demikian,kematian ibu dan bayi diharapkan dapat diturunkan dengan resiko yang mungkin terjadi bila persalinan tidak ada di tolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten dengan menggunakan pola kemitraan bidan dukun,tutup Khaerudin.(Sahlani/Mahesa)



KOMENTAR DISQUS :

Top