Selasa, 04 Agustus 2020 |
11:54 wib: Personel Ditpolairud Polda Banten Lakukan Kegiatan Pengamanan Di Sepanjang Pantai Anyer 07:42 wib: Covid-19, Kereta Api Lokal Merak Rangkasbitung Belum Bisa Beroperasi Hingga Agustus 17:41 wib: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Lebaran Idul Adha Bagian Menguji Ketaqwaan 21:32 wib: Polda Banten Tangkap 9 Penyelundup 159 Kg Ganja Antar Provinsi 12:44 wib: Dirlantas Polda Banten Paparkan Kesiapan Libur Idul Adha kepada Kakorlantas Polr 12:11 wib: 17 Produk UMKM di Kabupaten Serang Masuk Minimarket 18:41 wib: Wabup Dukung, Perank Gagas Gerakan Desa Bersih dari Narkoba 17:25 wib: Kapolda Banten Ajak Stakeholder Ciptakan Pilkada Serentak yang aman damai dan sejuk 09:43 wib: Satgas PEN Daerah Terbentuk, Polri Siap Dukung Program Pemerintah Guna Pulihkan Ekonomi Nasional 18:20 wib: 4 Santriwati Korban Asusila Guru Ngaji Keluarga Melapor Ke Polisi

Puskesmas Puloampel Tingkatkan Program Kemitraan Bidan dan Dukun Bayi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1890 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, SERANG- UPT Puskesmas kecamatan Puloampel terus menggalakan kemitraan bidan dengan dukun bayi di wilayah kerjanya, hal tersebut disampaikan oleh Khaerudin Kepala Puskesmas Puloampel saat memimpin upacara rutin pegawai dan staf di halaman Puskesmas, Senin(01/04).

Dalam sambutannya plt Puskesmas Puloampel Khaerudin menjelaskan untuk kegiatan yang dilaksanakan di puskesmas Bojonegara pada Selasa(02/04/2019) lebih menitikberatkan pada peran Bidan dan dukun bayi dalam hal pelaksanaan kemitraan bidan dengan dukun, hal tersebut merupakan bentuk kerja sama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan.

Dijelaskannya, bahwa kemitraan bidan dan dukun bayi merupakan bentuk kerjasama bidan dengan dukun yang saling menguntungkan dengan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi.

" Dengan adanya program tersebut diharapkan mampu tercipta prinsip keterbukaan,kesetaraan, dan kepercayaan dalam upaya untuk menyelamatkan ibu dan bayi," Ujar Khaerudin.

Oleh karena itu, lanjut Khaerudin kegiatan kemitraan ini tidak akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan jika tanpa adanya dukungan dari seluruh lintas sektor terkait seperti pelaksanaan pertemuan evaluasi kemitraan bidan dengan dukun bayi ini.

Hasil dari evaluasi kemitraan ini adalah dukun yang belum bermitra akan bermitra dengan bidan dan mematuhi komitmen yang telah disepakati bersama serta dukungan dari lintas sektor seperti kelurahan dengan melakukan pembinaan pada dukun bayi masing-masing kelurahan setiap 3 atau 6 bulan sekali, tambahnya.

"Dengan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat antara bidan dengan dukun,serta melibatkan seluruh unsur/elmen masyarakat yang ada sehingga dicari suatu kegiatan yang dapat membuat kerjasama saling menguntungkan antara bidan dengan dukun bayi, dengan harapan dukun persalinan,akan berpindah dari dukun bayi ke bidan.

Dengan demikian,kematian ibu dan bayi diharapkan dapat diturunkan dengan resiko yang mungkin terjadi bila persalinan tidak ada di tolong oleh tenaga kesehatan yang kompeten dengan menggunakan pola kemitraan bidan dukun,tutup Khaerudin.(Sahlani/Mahesa)



KOMENTAR DISQUS :

Top