Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Punya Mr P Besar? Jangan Bangga Dulu, Bro!

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6209 Pengunjung

Bantenku.com - Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin?

"Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan. Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitasyang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis. Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul.

Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.(NET)

KOMENTAR DISQUS :

Top