Rabu, 24 Juli 2019 |
16:24 wib: Peduli Sepakbola,FOPPSI Serang Gelar Kejurnas FOPPSI U-11 08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah

Punya Mr P Besar? Jangan Bangga Dulu, Bro!

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6335 Pengunjung

Bantenku.com - Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin?

"Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan. Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitasyang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis. Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul.

Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.(NET)

KOMENTAR DISQUS :

Top