Sabtu, 18 Januari 2020 |
08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB 13:32 wib: Protes Kebanjiran, Warga Bojonegara Demo Blokir Jalan

Punya Mr P Besar? Jangan Bangga Dulu, Bro!

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6825 Pengunjung

Bantenku.com - Tak sedikit lelaki yang menganggap bahwa ukuran penis yang besar bisa menjadi tolak ukur kepuasan bagi perempuan untuk menikmati hubungan seks. Akibatnya sebagian dari lelaki yang percaya anggapan ini datang ke pengobatan alternatif untuk memperbesar alat kelaminnya.

Lantas seberapa benar mitos ini menurut seksolog Zoya Amirin?

"Size tidak berpengaruh terhadap kepuasan saat berhubungan. Asal keduanya saling menikmati, seks akan memuaskan kok," kata Zoya dalam sesi Journalist Class bertajuk Papa Keras Mama Puas Hidup Beekualitasyang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, hubungan seksual tak hanya sekadar aktivitas fisik tapi juga melibatkan aspek lain seperti emosional dan psikologis. Tapi ia tak menampik banyak perempuan yang membicarakan ukuran Mr P suaminya kepada para sahabatnya saat berkumpul.

Perempuan merasa bangga saat menunjukkan bahwa Mr P suaminya berukuran besar.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak nggak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Sementara itu dokter dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, berpendapat bahwa 'keras'nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," imbuhnya.(NET)

KOMENTAR DISQUS :

Top