Selasa, 19 Oktober 2021 |
18:03 wib: Utamakan Pelayanan, Jasa Raharja Banten Data Korban Laka Bus di Tol Tangerang Merak 22:43 wib: RSUD Banten Luncurkan KateterisasiJantung 22:06 wib: Jasa Raharja Cabang Banten Gandeng Kampus Untirta, Gagas Kegiatan Kampus Pelopor Keselamatan 18:03 wib: Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Digelar 31 Oktober 2021 07:49 wib: Dibuka Wagub Andika, Banten Golf Open Tournament 2021 Diikuti Peserta Pro & Amatir 10:34 wib: Bupati Serang Beri Penghargaan untuk Atlet PON Berprestasi 17:29 wib: Tantangan Semakin Kuat, Kemajuan Kabupaten Serang Diapresiasi 07:57 wib: Gebyar HUT Kabupaten Serang Banjir Bantuan 22:02 wib: Lakukan Pembinaan, Kini Tingkat Kehadiran Pegawai Non-ASN di Setwan Banten Naik Signifikan 21:33 wib: Sekretariat DPRD Banten Klaim Sukses Adakan Vaksinasi Setelah Sasar 2.230 Orang

PPKM Darurat, Kendaraan Masuk Kota Serang Di Periksa Prokesnya

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 504 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Kendaraan yang keluar di Gerbang Tol (GT) Serang Timur (Sertim) diperiksa prokesnya oleh Polres Serang Kota (Serkot), saat pelaksanaan PPKM Darurat pertama kali, 03 Juli 2021. Mirisnya, masih banyak penumpang yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak di dalam mobil.

"Pemeriksaan prokesnya, kita bagikan masker. Tadi ada yang penuh penumpang dan barang muatan, kita atur," kata Kompol Bambang Wibisono, selaku kepala pos PPKM Darurat di Gerbang Tol (GT) Serang Timur (Sertim), Sabtu (03/07/2021).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kapolsek Serang, semenjak berlakunya operasi PPKM darurat, 03 Juli 2021, pukul 00.00 wib hingga 01.30 wib, masih banyak ditemukan masyarakat yang keluar di GT Sertim tidak memakai masker.

Setidaknya, ada dua gerbang tol di Kota Serang yang di jaga polisi, yakni GT Serang Timur dan GT Serang Barat.

"Mayoritas tidak memakai masker. Tapi kita sediakan dan kita berikan masker ke penumpang kendaraan," jelasnya.

Ada satu mobil dengan dua penumpang asal Bandung, Jawa Barat (Jabar) dengan tujuan Pandeglang, Banten, keluar di GT Sertim. Beruntung keduanya sudah di vaksin dan bisa menunjukkan sertifikatnya.

"Tadi ada yang dari Bandung, mereka sudah mengeprint sertifikat vaksinnya dan menunjukkan foto sertifikatnya," terangnya.


[Herdi/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top