Senin, 30 Maret 2020 |
15:09 wib: Dalam Sepekan, Sejumlah 2.845 orang Kumpulan Massa di Bubarkan Oleh Polda Banten 10:42 wib: Video Mesum Pramugari Beredar, Pemeran dan Penyebar Saling Lapor Polisi 16:14 wib: Update Jumlah Pasien Covid- 19 RSUD Banten 13:47 wib: Satu Dusun di Purbalingga Local Lockdown", Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari 12:10 wib: Muspika Tigaraksa,Bubarkan Kerumunan Warga di Pasar Rakyat* 08:36 wib: Cegah COVID-19, Tim Gabungan Bubarkan Kerumunan Massa di Kawasan Industri Cikande 08:00 wib: Polsek Cikande Makin Gencar Sosialisasi Virus Corona 07:44 wib: Antisipasi Covid-19, Biddokes Polda Banten Sosialisasi Pencegahan Dan Deteksi Dini di Rumah Sakit Bhayangkara 00:51 wib: Pilar Targetkan Tangsel Jadi Kota Ternyaman di Asia Tenggara 23:56 wib: Semprotkan Desinfektan, 1.402 Personil Tagana Banten Siaga Bantu Pemerintah

Polsek Puloampel Targetkan Penertiban Galian C Hingga ke Pelosok Desa

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 5173 Pengunjung
Iptu Fajar Maulidi kapolsek Puloampel

Bantenku, SERANG-  Polsek Puloampel Kabupaten Serang Banten, melakukan penertibkan Galian c ilegal di wilaya kecamatan Puloampel yang tidak memiliki dokumen lengkap, karna beberapa bulan lalu sudah melakukan penutupan di area tambang tersebut.

Iptu Fajar Maulidi kapolsek Puloampel kepada bantenku  Rabu (27/11/2019) mengatakan diruang kerjanya, sesuai Perintah kapolres Cilegon untuk melakukan penertibkan tambang ilegal galian C yang tidak memiliki dokumen yang lengkap katanya.

" Kami sudah melakukan pendataan tambang galian C di wilayah Hukum Polsek Puloampel bersama anggota, guna menertibkan dan menegakkan hukum", ujar Iptu Fajar

" Bersama angotanya telah memantau tambang ilegal yang sudah di tutup oleh polda banten, agar tambang ilegal tersebut sebelum memiliki dokumem yang lengkap dilarang keras untuk beroperasi, guna kepentingan negara", ujarnya

Banyaknya laporan dari warga, terkait galian C, terutama yang tidak memiliki dokumen lengkap di wilayah Hukum Polsek Puloampel, dan khawatir  terjadi hal yang diinginkan dikarenakan galian ilegal tersebut berdampingan dengan pemukiman warga, yaitu Kampung Candi, sehingga pihak Polsek mengantisipasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak dinginkan tutupnya (Sahlani/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top