Sabtu, 17 Agustus 2019 |
10:48 wib: Badak Banten Apresiasi Respon Bupati Lebak menurunkan Lampion 10:18 wib: Ketua Brantas Lebak Tuding Lemahnya Pengawasan Pada Program Kotaku Jadi Biang Permasalahan 09:45 wib: Puskesmas Puloampel Semarakan Perayaan HUT Kemerdekaan Ke 74 18:25 wib: Ormas Brantas Lebak Dorong Kejari Selidik Program Kotaku Di MC Barat 19:21 wib: Warga Carenang Desak Pemerintah Bantu Pemulangan Anaknya di Timur tengah 15:51 wib: Kapolda Banten : Idul Adha Momentum Berbagi dengan Sesama 16:26 wib: PT Andalan Finance Pastikan Sesuai SOP Saat Tarik Kendaraan 08:07 wib: Ormas Brantas Lebak : Lelang Pengadaan Barang Dan Jasa Pada Program Kotaku Diduga Tidak Sah 07:57 wib: KSOP Banten Terapkan Sistem Inaportnet TUKS di Banten 16:36 wib: Wakil Bupati Lebak Hadiri Audiensi Calon Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih

Polres Serang Kota, Berhasil Amankan Satu Pelaku Pencurian Di SPBU Kota Serang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 784 Pengunjung

SERANG,Bantenku,- Kepolisian Resort (Polres) Serang Kota, berhasil mengamankan ES, pelaku aksi pencurian disertai dengan kekerasan di SPBU di Daerah Ciceri, Kota Serang, yang terjadi pada minggu kemarin sekira pukul 23.30 WIB, (1/4/2018).

"Pelaku juga sempat melihat ada botol sosro yang dijadikan alat untuk melakukan pengancaman. Jadi, bukan dengan memakai senjata tapi, dengan menggunakan botol yang ada di ruangan korban. kami terus dalami motif pelaku," kata, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin S.IK MM, saat lakukan Press Release di Aula Mapolres Serang Kota, Rabu,(2/5/2018).

Menurut Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, Setelah mendapatkan keterangan dari korban, pihaknya langsung bergerak cepat menurunkan tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Selama enam jam, kami berhasil mengamankan satu orang yang diduga pelaku di rumah orangtuanya di Ciceri, Kota Serang dan setelah kita dalami. Pelaku merupakan salah satu oknum anggota Polres Serang Kota dengan inisial ES dan pangkatnya Brigadir," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku berhasil membawa uang sebanyak Rp 50 juta yang dimasukkan ke dalam tas korban dari Karyawan SPBU tersebut.

"Dari TKP penangkapan, kami dapati satu buah tas warna coklat yang digunakan pelaku membawa uang hasil kejahatannya. Tas itu milik korban, di dalamnya ada sejumlah uang sebanyak Rp50 juta," jelasnya.

Setelah kejadian, lanjut komarudin, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di SPBU tersebut, karna dari keterangan korban, kerugian yang dialami oleh SPBU itu mencapai Rp150 juta.

"Kami terus menurunkan tim untuk olah TKP, dan saat itu kami menemukan uang sebanyak Rp 55 juta yang berada di kursi tempat karyawan (korban) bekerja," ungkapnya.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan kordinasi dengan pihak SPBU untuk mengetahui jumlah kerugian yang dialami oleh perusahaan tersebut.

"Kami kroscek terkait laporan yang mencapai kerugian sebesar Rp150 juta itu, kami masih bekerjasama dengan SPBU untuk melakukan audit berapa kerugian yang dialaminya. Karena selain mengamankan uang Rp. 50 juta dari pelaku dan Rp55 juta dari kursi korban, ada juga beberapa kupon bensin yang oleh pelaku sempat dibuang di sepanjang jalan tol dari Serang Timur sampai tol Serang Barat," terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam melakukan proses hukum salah satu anggotanya tersebut, sebab menurutnya, sekecil apapun kesalahan, harus diberikan punishmen.

"Kapolda sudah menegaskan bahwa proses hukum tetap dilakukan, ini salah satu komitmen kita dalam penegakan hukum. Siapapun pelaku kejahatan akan diproses sesuai ketentuan berlaku," tegasnya.

Akibat perbuatan kejahatannya, tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.


(Ari/red)

KOMENTAR DISQUS :

Top