Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Polres Serang Kota, Berhasil Amankan Satu Pelaku Pencurian Di SPBU Kota Serang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 735 Pengunjung

SERANG,Bantenku,- Kepolisian Resort (Polres) Serang Kota, berhasil mengamankan ES, pelaku aksi pencurian disertai dengan kekerasan di SPBU di Daerah Ciceri, Kota Serang, yang terjadi pada minggu kemarin sekira pukul 23.30 WIB, (1/4/2018).

"Pelaku juga sempat melihat ada botol sosro yang dijadikan alat untuk melakukan pengancaman. Jadi, bukan dengan memakai senjata tapi, dengan menggunakan botol yang ada di ruangan korban. kami terus dalami motif pelaku," kata, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin S.IK MM, saat lakukan Press Release di Aula Mapolres Serang Kota, Rabu,(2/5/2018).

Menurut Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, Setelah mendapatkan keterangan dari korban, pihaknya langsung bergerak cepat menurunkan tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Selama enam jam, kami berhasil mengamankan satu orang yang diduga pelaku di rumah orangtuanya di Ciceri, Kota Serang dan setelah kita dalami. Pelaku merupakan salah satu oknum anggota Polres Serang Kota dengan inisial ES dan pangkatnya Brigadir," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku berhasil membawa uang sebanyak Rp 50 juta yang dimasukkan ke dalam tas korban dari Karyawan SPBU tersebut.

"Dari TKP penangkapan, kami dapati satu buah tas warna coklat yang digunakan pelaku membawa uang hasil kejahatannya. Tas itu milik korban, di dalamnya ada sejumlah uang sebanyak Rp50 juta," jelasnya.

Setelah kejadian, lanjut komarudin, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di SPBU tersebut, karna dari keterangan korban, kerugian yang dialami oleh SPBU itu mencapai Rp150 juta.

"Kami terus menurunkan tim untuk olah TKP, dan saat itu kami menemukan uang sebanyak Rp 55 juta yang berada di kursi tempat karyawan (korban) bekerja," ungkapnya.

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan kordinasi dengan pihak SPBU untuk mengetahui jumlah kerugian yang dialami oleh perusahaan tersebut.

"Kami kroscek terkait laporan yang mencapai kerugian sebesar Rp150 juta itu, kami masih bekerjasama dengan SPBU untuk melakukan audit berapa kerugian yang dialaminya. Karena selain mengamankan uang Rp. 50 juta dari pelaku dan Rp55 juta dari kursi korban, ada juga beberapa kupon bensin yang oleh pelaku sempat dibuang di sepanjang jalan tol dari Serang Timur sampai tol Serang Barat," terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam melakukan proses hukum salah satu anggotanya tersebut, sebab menurutnya, sekecil apapun kesalahan, harus diberikan punishmen.

"Kapolda sudah menegaskan bahwa proses hukum tetap dilakukan, ini salah satu komitmen kita dalam penegakan hukum. Siapapun pelaku kejahatan akan diproses sesuai ketentuan berlaku," tegasnya.

Akibat perbuatan kejahatannya, tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.


(Ari/red)

KOMENTAR DISQUS :

Top