Senin, 20 Januari 2020 |
20:13 wib: Bertahun tahun Tidak Diperhatikan Pemkab Warga Malang nengah Kerja Bakti 08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB

Pilkada Serentak 2020, PKS Ingin ”Pecah Telur” di Banten

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 315 Pengunjung
Sejumlah pengurus DPP, DPW dan DPD PKS, foto bersama dengan sejumlah tamu undangan dari parpol lain usai pembukaan Rakorwil PKS Banten di salah satu Hotel di Kabupaten Serang, Sabtu (21/12/2019).*

Bantenku, SERANG- PKS Provinsi Banten menargetkan pada Pilkada 2020 ada kader yang menduduki kursi pimpinan atau kepala daerah. Target itu beralasan melihat momentum perolehan suara PKS di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang naik secara signifikan.

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamerta didampingi oleh Sekretaris DPW PKS Banten GR Sumedi ketika menggelar konferensi pers seusai membuka kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakorwil) DPW PKS Banten di salah satu hotel Kabupaten Serang,Sabtu (21/12/2019).

“Syukur alhamdulillah pada Pileg tahun 2019 ini kami mendapat suara 661 ribu naik 228 ribu atau 74 persen. Ini sebuah amanah yang cukup besar, oleh karena itu PKS akan menyapa konstituen dengan membuat strategi pada Pilkada serentak dengan mengusung kader,” tuturnya.

Ia menuturkan, selama Provinsi Banten berdiri, kader-kader PKS pernah mencoba namun belum beruntung pada perhelatan Pilkada. Selama 20 tahun, kata dia, PKS terus mendidik dan mengaderisasi sejumlah orang yang dianggap mampu untuk mengikuti konstelasi Pilkada.

“Kami menyapa konstituen tidak hanya 5 tahun, akan tetapi terus dilakukan selama partai kami masih berdiri. Dimana kader PKS turun kepada konstituennya guna memecahkan problematika. Salah satu contohnya adalah pengangguran, dan kami anggap tahun 2020 adalah tahun rekrutmen. Kami serius ingin bekerja. Untuk itu, kami akan bicarakan kaderisasi 2020 termasuk Pilkada,” ujarnya.

Kegiatan Rakorwil ini, kata dia, sebetulnya meneruskan hasil Rakornas yang telah digelar beberapa waktu lalu. Pertama 2020 adalah tahun rekrutmen, kedua PKS berkomitmen memenuhi janji politik kampanye yakni SIM seumur hidup, pajak kendaraan bermotor gratis, pajak penghasilan Rp 8 juta ke bawah dihapus dan UU perlindungan ulama.

“Kami ingin janji itu dapat diwujudkan bersama-sama dengan stakeholder diseluruh Indonesia. Untuk yang ketiga ada amanat mengenai Pilkada, dimana PKS ini diamanahkan mendapat suara di provinsi adalah keempat. Jadi dalam momen dan proses politik, PKS tidak ikut-ikutan saja, artinya memang harus mengusung kader sendiri dan harus bertanggung jawab penuh untuk meningkatkan kualitas Pilkada, Pilkada kondusif dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” tuturnya.

Dalam Pilkada serentak di Banten yang akan digelar di 4 kabupaten/kota, kata dia, seperti di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan setelah PKS ikut dalam Pemilu 4 kali dengan dukungan masyarakat sudah waktunya kader-kader PKS ikut masuk dalam eksekutif. Karena politik, ujar dia, memang berada di eksekutif dan legislatif dan kami menyiapkan kader terbaik selama 20-25 tahun.

“Salah satu contoh adalah Kang Aher (Ahmad Heryawan) yang menjabat 2 periode di Jawa Barat dan juga Zulkieflimansyah di NTB. Di Banten, amanat dari DPP ingin kader masuk di eksekutif,” ucapnya.

Sekretaris DPW PKS Banten Gembong R Sumedi mengatakan, sejumlah kader PKS berpeluang untuk masuk bursa Pilkada yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang. Ia mengaku 4 daerah yang menggelar Pilkada tersebut, banyak kader PKS yang mempunyai potensi.

“Di Kabupaten Serang ada Pak Najib Hamas, Kota Cilegon ada Bu Uyun dan Pak Amal Irfanudin kemudian Pandeglang kami memiliki Pak Asep Rafiudin dan Kota Tangsel ada Pak Agus Winarjo. Saya kira mereka mempunyai potensi dan kami menunggu hasil survei, karena tahapan pendaftaran masih lama,” ucapnya.

Dalam kegiatan rakorwil tersebut hadir petinggi-petinggi parpol lainnya di antaranya Ketua DPW Berkarya Banten Helldy Agustian, Ketua DPW PPP Agus Setiawan, Ketua DPD Golkar Banten Tatu Chasanah, Sekjen DPD PAN Banten Maryani AK serta ratusan Anggota Legislatif (Aleg) PKS dari berbagai daerah.

(Mahesa/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top