Senin, 30 Maret 2020 |
15:09 wib: Dalam Sepekan, Sejumlah 2.845 orang Kumpulan Massa di Bubarkan Oleh Polda Banten 10:42 wib: Video Mesum Pramugari Beredar, Pemeran dan Penyebar Saling Lapor Polisi 16:14 wib: Update Jumlah Pasien Covid- 19 RSUD Banten 13:47 wib: Satu Dusun di Purbalingga Local Lockdown", Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari 12:10 wib: Muspika Tigaraksa,Bubarkan Kerumunan Warga di Pasar Rakyat* 08:36 wib: Cegah COVID-19, Tim Gabungan Bubarkan Kerumunan Massa di Kawasan Industri Cikande 08:00 wib: Polsek Cikande Makin Gencar Sosialisasi Virus Corona 07:44 wib: Antisipasi Covid-19, Biddokes Polda Banten Sosialisasi Pencegahan Dan Deteksi Dini di Rumah Sakit Bhayangkara 00:51 wib: Pilar Targetkan Tangsel Jadi Kota Ternyaman di Asia Tenggara 23:56 wib: Semprotkan Desinfektan, 1.402 Personil Tagana Banten Siaga Bantu Pemerintah

Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 931 Pengunjung

Bantenku,CILEGON-Sebuah benda yang diduga bom aktif peninggalan Belanda di gegerkan warga lingkungan Langon, kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Penemuan tersebut diketahui oleh seorang warga yang sedang bekerja membuat penahan tanah pada sungai yang mengering pada Senin (04/11/2019). Benda yang berbentuk kerucut dengan panjang setengah meter tersebut, telah dievakuasi oleh tim brimob Polda Banten pada Selasa siang guna mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan.

Petugas dengan sangat hati-hati tim penjinak bom dari tim gegana brimob Polda Banten langsung mengevakuasi sebuah benda padat yang diduga sebuah mortir peninggalan Belanda. benda dengan bentuk kerucut sepanjang setengah meter dan memiliki berat sekitar empat puluh kilogram tersebut ditemukan oleh seorang warga yang tengah bekerja membuat penahan tanah pada sungai yang mengering.

Salah satu saksi saat ditemui Ahmadi warga Lingkungan Langon II RT/RW 002/005 Kelurahan Mekarsari, menuturkan saat itu dirinya sedang menggali tanah namun tiba-tiba alat yang digunakannya menghantam benda mirip mortir dan melaporkannya kepada rekan pekerja lain, mereka yang khawatir langsung menimbun benda tersebut dan melaporkannya kepada kepolisian.

Benda yang diduga bom mortir ini telah dibawa oleh tim penjinak bom, meski demikian hingga kini kepolisian belum memberikan keterangan resminya perihal penemuan benda yang mirip bom ini.(Her/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top