Senin, 18 November 2019 |
13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan

Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 560 Pengunjung

Bantenku,CILEGON-Sebuah benda yang diduga bom aktif peninggalan Belanda di gegerkan warga lingkungan Langon, kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Penemuan tersebut diketahui oleh seorang warga yang sedang bekerja membuat penahan tanah pada sungai yang mengering pada Senin (04/11/2019). Benda yang berbentuk kerucut dengan panjang setengah meter tersebut, telah dievakuasi oleh tim brimob Polda Banten pada Selasa siang guna mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan.

Petugas dengan sangat hati-hati tim penjinak bom dari tim gegana brimob Polda Banten langsung mengevakuasi sebuah benda padat yang diduga sebuah mortir peninggalan Belanda. benda dengan bentuk kerucut sepanjang setengah meter dan memiliki berat sekitar empat puluh kilogram tersebut ditemukan oleh seorang warga yang tengah bekerja membuat penahan tanah pada sungai yang mengering.

Salah satu saksi saat ditemui Ahmadi warga Lingkungan Langon II RT/RW 002/005 Kelurahan Mekarsari, menuturkan saat itu dirinya sedang menggali tanah namun tiba-tiba alat yang digunakannya menghantam benda mirip mortir dan melaporkannya kepada rekan pekerja lain, mereka yang khawatir langsung menimbun benda tersebut dan melaporkannya kepada kepolisian.

Benda yang diduga bom mortir ini telah dibawa oleh tim penjinak bom, meski demikian hingga kini kepolisian belum memberikan keterangan resminya perihal penemuan benda yang mirip bom ini.(Her/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top