Minggu, 14 Agustus 2022 |
07:45 wib: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 14:29 wib: Memperingati HUT RI Ke-77, Grup 1 Kopassus Gelar Sunatan Massal 12:49 wib: Lepas Peserta Jambore Nasional XI, Helldy Titip Nama Baik Cilegon 09:21 wib: Bidik Laba Rp 541 Miliar, ASDP Optimis Pertahankan Kinerja Positif hingga Akhir Tahun 16:35 wib: Kunjungi Cilegon, Staf Presiden RI Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah di Cilegon 15:27 wib: HUT Kota Serang Ke - 15, Walikota Serang Harap Masukan dan Kritikan Masyarakat Untuk Membangun 18:32 wib: Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diserbu Pengunjung 16:31 wib: Sambut HUT ke-15 Kota Serang, Syafrudin Ziarah ke TMP Ciceri dan Kesultanan Banten 18:31 wib: Masjid Agung sebagai Icon Kota Serang, Walikota Serang harap Kenyamanan dan Keamanan Parkir Diutamakan 23:02 wib: Berkat Kerja Bersama, Kemiskinan di Provinsi Banten Banten Menurun

Pelaku Pengeroyok Ade Armando, di Demo Hari Ini Sebagai "Teroris Demokrasi"

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6580 Pengunjung

BantenKu, JAKARTA - Relawan Jokowi sekaligus pengurus DPP RGPI Deitje Mawuntu, Spd (WAKETUM), dan Sebagai Bendum Yayasan Jendela Kreatif Indonesia mengkritik keras aksi kekerasan terhadap Dosen UI, Ade Armando. Aksi pengeroyokan brutal itu perilaku barbar yang sangat tidak manusiawi.


Gak tega lihatnya... kata Deitje.. saya shock dan kaget atas apa yang terjadi pada Ade.
"Dia dipukuli, ditelanjangi dan dikeroyok. Ini jelas kemunduran dalam demokrasi yang diperjuangkan mahasiswa. Pelakunya teroris demokrasi,"


Deitje mengaku tidak meyakini dan sangat berharap pelaku pengeroyokan bukanlah mahasiswa peserta aksi. Pelakunya diyakini adalah kelompok penumpang gelap anti Jokowi yang ingin mengadu mahasiswa dan rakyat pro Jokowi.


Tetapi jika pelakunya mahasiswa, katanya maka tentu siapapun pelakunya akan diperlakukan sama di depan hukum.
"Narasi mahasiswa dan Ade Armando jelas sama. Mereka menolak pemilu diundur dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jadi kenapa Ade jadi korban juga," kata Srikandi asal Sulut ini.


Kasus ini jelas Dei (sapaan akrabnya) tentu mengguncang rencana rekonsiliasi antara rakyat yang terbelah pasca Pilkada Jakarta.
"Entah siapa pelakunya mereka masih tak puas mengadu domba. Dan berkarakter barbar. Kita sendiri akan maju terus untuk tetap menggalang rekonsiliasi," tandasnya.


Dirinya berharap kepolisian bisa menangkap para pelaku dan menelusuri motifnya. Sebagai Relawan Jokowi, kami akan terus mengawal program Bapak sampai akhir tugas di 2024.

"Dan berharap Presiden juga akan secepatnya mengevaluasi kinerja para kabinetnya, yang membuat rakyat menderita dengan melambungnya harga bahan pokok, juga langkahnya minyak goreng" ucapnya

Saat ini pemerintah harus evaluasi bagi pelaku usaha kecil juga agak sulit menghadapi birokrasi permodalan usaha dilembaga perbankan yang persyaratannya masih terlalu rumit, karena ekonomi pelaku usaha kecil saat ini blm stabil pasca pandemik Covid-19.

Sehingga itu berilah ruang pelayanan yg terbaik bagi masyarakat ungkap Deitje yang adalah ketua Koperasi Produsen SWARA SEKNAS SEJAHTERA pusat di Jakarta.***

(Her/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top