Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Oknum Perusahaan Inti Jadi Biang kerok, Semrawutnya pola kemitraan peternakan ayam di Banten

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 9905 Pengunjung
Foto : Ilustrasi

Bantenku.com, SERANG - Ormas DPP B'rantas Banten menuding adanya permainan manipulasi data hasil budidaya peternak yang dilakukan oleh oknum Perusahaan inti agar mendongkrak penghasilan sejumlah peternak rakyat atau plasma di sejumlah wilayah di Provinsi Banten.

Menurut  Aris Munandar Ketua Bidang Perlindungan Konsumen Ormas B'rantas Banten, menjelaskan kekisruhan dan manipulasi data dalam proses produksi di kandang peternak rakyat disebabkan oleh permainan oknum petugas peninjau lapangan dari perusahaan inti, yang mengakibatkan kurang stabilnya kualitas yang  DOC (Day Old Chick), dan pakan yang di terima oleh peternak. " Ujar Aris Kepada Bantenku.com( 05/09/16)

Aris menjelaskan kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan berkesan adanya pembiaran dari para pimpinanan-pimpinan perusahaan  tersebut. " hal ini secara tidak langsung membuat populasi hasil budidaya dan kualitas barang jadinya sulit dikendalikan dan berdampak pada anjlok harga jual produk jadinya di pasaran". Ujar Aris

Sementara itu saat tim Investigasi media Bantenku.com mengkonfirmasi kondisi tersebut kepada Tigor pimpinan janu putro farm, " dirinya berkelit bahwa hal tersebut adalah tangung jawab individu per individu, dan seakan mengiyakan kondisi tersebut dengan alasan guna mempertahankan perputaran barang dan uang selama satuan periode tertentu ". Kata Tigor

Kondisi tersebut dinilai mengabaikan dampak-dampak yang lebih besar dan masif, seperti penurunan dedikasi petugas peninjau lapangan, merubah karakter peternak menjadi pemain data bukan pembudidaya, dan kualitas serta harga di pasar yang menjadi lebih tidak stabil.(Yho/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top