Kamis, 09 April 2020 |
18:15 wib: Infasing dan Serifikasi Belum Cair Akibat Data yang di Verval oleh Setiap Guru Terlambat 06:56 wib: Facebook Rilis Produk Baru, Tuned Aplikasi Chatting Khusus Pasangan 19:06 wib: Mentan Syahrul Cek Stok Pabrik Gula di Cilegon, 250 Ribu Ton Siap Di Pasaran 16:28 wib: PWI bekerjasama Dengan PT. Cahaya Technologi Unggas Bantu Masyarakat 16:12 wib: Terpeleset Santri Asal Kresek Tewas Di Kali Cidurian Kronjo 12:21 wib: Ratusan Guru Madrasah Non PNS Lebak Keluhkan Dana Sertifikasi dan Infasing Belum Turun 11:11 wib: Operasi Kalimaya 2020, Satlantas Polres Lebak Bagikan Masker Gratis 23:38 wib: Polda Banten Pasang Spanduk dan Baleho Himbauan Masyarakat Untuk Tidak Mudik Lebaran 23:04 wib: Belasan Wartawan Kota Serang Ikuti Rapid Test, Putus Rantai Virus Corona 22:55 wib: Polsek Cikande Amankan Pelaku Penusukan Karyawan Pabrik PT Nikomas

NPC Banten Audiensi Dengan Wakil Ketua DPRD

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 4823 Pengunjung

Bantenku.com, SERANG – (ADVETORIAL) Pengurus National Paralimypic Committee (NPC) of Indonesia Provinsi Banten menggelar audiensi dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, SM Hartono di Ruang Ketua DPRD setempat di KP3B, Curug Kota Serang, Jumat (24/4/2015). Audiensi tersebut membahas tentang pelaksanaan seleksi daerah dan membentuk kontingen, training centre (TC) untuk menghadapi Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) di Provinsi Jawa Barat tahun 2016 mendatang serta membahas kekurangan anggaran.

Ketua Umum NPC of Indonesia Provinsi Banten, Senny Marbun mengatakan, NPC ini merupakan organisasi atlet penyandang cacat yang ada di Provinsi Banten sehingga untuk mengangkat prestasi dibidang olahraga Pemerintah Provinsi Banten harus membantu memberikan bantuan anggaran. "Keberadaan para atlet penyandang cacat di Provinsi Banten ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena bisa berprestasi dibidang olahraga. Dan sudah banyak yang menyumbangkan prestasinya," kata Marbun.

Marbun mengungkapkan, pada tahun anggaran 2015, NPC of Indonesia Provinsi Banten mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Rp 3,1 miliar, namun hanya disetujui Rp 100 juta. "Dana bantuan yang kami dapatkan itu berasal dari dana hibah Provinsi Banten, tetapi dana bantuannya tidak mencukupi untuk pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun 2015 seperti pembinaan para atlet dan kegiatan lain untuk persiapan Peparnas di Jawa Barat," ujarnya.

Marbun berharap Pimpinan DPRD Provinsi Banten dapat mencarikan jalan keluarnya agar pembinaan para atlet penyandang cacat bisa maksimal. "Kami berharap Pimpinan DPRD dapat memberikan solusi akan masalah ini, karena dukungan dari DPRD sangat penting untuk kemajuan para atlet di Provinsi Banten," harapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, SM Hartono mengatakan, tanpa anggaran yang mencukupi tentu saja akan menghambat semua kegiatan yang sudah di rencanakan. "Ini akan menjadi perhatian bagi kami, terutama bagi saya karena kebetulan saya merupakan Koordinator Komisi V yang salah satunya membidangi olahraga," kata Hartono didampingi Sekretaris DPRD Provinsi Banten, Iman Sulaiman.

Hartono juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan Kepala Dispora Provinsi Banten, Opar Sohari. "Saya akan berkoordinasi dengan Kepala Dispora Provinsi Banten, mudah-mudah mendapatkan solusinya. Saya juga mengharapkan kedepan lebih intens dalam berkoodinasi, ada peluang di perubahan anggaran 2015," tutupnya(DHAN)

KOMENTAR DISQUS :

Top