Minggu, 14 Agustus 2022 |
07:45 wib: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 14:29 wib: Memperingati HUT RI Ke-77, Grup 1 Kopassus Gelar Sunatan Massal 12:49 wib: Lepas Peserta Jambore Nasional XI, Helldy Titip Nama Baik Cilegon 09:21 wib: Bidik Laba Rp 541 Miliar, ASDP Optimis Pertahankan Kinerja Positif hingga Akhir Tahun 16:35 wib: Kunjungi Cilegon, Staf Presiden RI Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah di Cilegon 15:27 wib: HUT Kota Serang Ke - 15, Walikota Serang Harap Masukan dan Kritikan Masyarakat Untuk Membangun 18:32 wib: Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diserbu Pengunjung 16:31 wib: Sambut HUT ke-15 Kota Serang, Syafrudin Ziarah ke TMP Ciceri dan Kesultanan Banten 18:31 wib: Masjid Agung sebagai Icon Kota Serang, Walikota Serang harap Kenyamanan dan Keamanan Parkir Diutamakan 23:02 wib: Berkat Kerja Bersama, Kemiskinan di Provinsi Banten Banten Menurun

Modus Minta Pulsa Menggunakan Foto Profil Platform Chatting Menimpa Salah Satu Bidan di Mancak

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 4263 Pengunjung
Ilustrasi Penipuan Menggunakan Media Online.doc Istimewa

BantenKu,Kabupaten Serang - Seiring berkembangnya teknologi Medsos dan aplikasi Chatting,saat ini banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi media tersebut untuk berkomunikasi baik pribadi maupun group,membuat pelaku kejahatan sekarang mulai melakukan kejahatan lewat medsos.


Kejahatan via Medsos menimpa salah satu bidan di Mancak Kabupaten Serang,dimana foto profilnya digunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk meminta pulsa.Senin(21/03/22)


Bd A. Susilawati,mengaku saat ini ia menjadi korban salah satu pelaku praktik penipuan bermodus meminta pulsa dengan penyalahgunaan foto profilnya di Media Online.


Susi yang ditemui awak media mengatakan "Saya mendapatkan informasi dari rekan saya bahwa ada nomer yang menggunakan foto profil saya dan mengaku saya untuk meminta mengirim kan sejumlah pulsa" ucapnya


Susi menambahkan tak hanya di platform WhatsApp tapi sebagian yang di tag di Facebook juga mengatakan seperti itu,yang membuat ia resah dan takut banyak yang menjadi korban modus penipuan tersebut.


Untuk sementara ini belum melaporkan kejadian hal ini ke pihak kepolisan,dan Susi hanya melakukan pencegahan tidak menggunakan foto profilnya di platform WhatsApp untuk mencegah modus penipuan itu menggunakan profilnya kembali.


Dan untuk masyarakat,harus lebih waspada lagi dan lebih bijak lagi dalam menggunakan atau mengunggah foto anda dalam menggunakan platform media online,tutup ucap nya.


(Awan/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top