Senin, 20 Januari 2020 |
20:13 wib: Bertahun tahun Tidak Diperhatikan Pemkab Warga Malang nengah Kerja Bakti 08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB

Menjelang Malam Takbir, Kapolres Serang Kota Himbau Masyarakat Untuk Tidak Konvoi di Jalanan

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1421 Pengunjung

SERANG, Bantenku.co.od,- Guna pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri, Polres Serang Kota akan menyiagakan 5.64 aparat keamanan Rabu malam,(21/6/2017).

Kapolres Serang Kota H. AKBP Komarudin S.IK MM mengatakan, personil gabungan tersebut terdiri dari anggota Polres Serang Kota, TNI, Dishub, Ormas Islam dan sukarelawan dari Pramuka yang akan di sebar empat titik yang ada di pos keamanan (Pospam) di jalan raya kota serang.

" Empat titik yaitu di Pospam Alun-alun barat,terminal pakuatan,palima dan Kramatwatu serta tambahan satu compi anggota brimob. Dengan keseluruhan sekitar 546 aparat gabungan." ujar Kapolres Serang Kota H. AKBP Komarudin S.IK MM kepada Bantenku. Rabu malam,(21/6)

Kapolres juga menghimbau, untuk masyarakat kususnya Kota Serang agar pada saat malam Takbir masyarakat tidak turun ke jalan dan melakukan konvoi dengan kendaraan roda empat maupun roda dua untuk menggelar takbir keliling. Sebab, lebih banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan.

"Kumandang takbir sebaiknya dilaksanakan di setiap Masjid Masing-masing. Demi menjaga kondisi keamanan bersama dan ketertiban di jalan raya, dan tentunya tidak mengurangi kebersamaan dalam merayakan hari yang Idul fitri tersebut," ujar Kapolres kepada Bantenku.

Menurut Kapolres, himbaun ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalu lintas. Jika terjadi kecelakaan, maka warga yang menjadi korban dan tadinya bertakbir keliling untuk menyambut Lebaran, justru tidak bisa ikut berlebaran dengan keluarga."Jangan sampai terjadi kecelakaan atau tawuran," jelasnya.

Kapolres juga khawatir, akan terjadinya kecelakaan lalu lintas jika dilakukan takbir keliling. pasalnya, yang dilakukan dengan menggunakan seperti mobil truk,mobil bak terbuka maupun roda dua," Akan mengganggu pengendara yang lain dan membuat macet." pungkasnya. (Ari/red)

KOMENTAR DISQUS :

Top