Selasa, 19 November 2019 |
13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan

Masyarakat Banten Selatan Keluhkan Rutinitas Truk Truk Milik Pabrik Semen Merah Putih Penyebab Hancurnya Jalan

Publisher: Admin Web Dibaca: 1288 Pengunjung

Bantenku - Lebak.Masyarakat Banten selatan khususnya warga Kawasan Wisata Sawarna Kabupaten Lebak, keluhkan kondisi jalan yang dulu begitu mulus kini kondisinya rusak parah. Menurut dugaan warga, ini dikarenakan Seringnya rutinitas perjalan truk truk pengakut material semen  milik Pabrik Semen Merah Putih, yang tidak mengindahkan kapasitas dan kelas jalan yang di lalui, ini membuat jalan menjadi rusak.

Seperti yang dikatakan Tokoh Masyarakat Sawarna Dzaro Erwin" dulu sebelum adanya kegiatan dan rutinitas Pabrik Semen Merah Putih, Gerbang pintu masuk Kawasan Wisata Sawarna Di jalan Cibayawak kondisinya dalam ke adaan baik (lecier) dan mulus sangat nyaman untuk di lalui. Tapi semenjak adanya kegiatan rutinitas truk truk pengangkut material semen milik pabrik semen Mereh putih keadaan jauh berbeda kini kondisinya rusak parah lebih mirip kubangan kerbau" keluh Erwin.

Erwin juga memberikan keterangan jika akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) sebaiknya jangan di tempat" kalau mau Demo jangan di tempatnya karena percuma tidak akan di dengar, malah akan banyak yang memanfaatkannya. Harusnya  kalau mau Demo langsung ke Jakarta sekalian ke Gedung DPR RI kalau bisa langsung ke Istana Presiden. Dengan materi mandi lumpur. Pungkasnya.( Hin, Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top