Sabtu, 06 Juni 2020 |
21:18 wib: Jelang New Normal Kapolda Banten Bersama Danrem 064/MY Tinjau Pusat Perbelanjaan Kota Serang 20:48 wib: Sembilan Kali, Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK 20:36 wib: Tinjau Bapenda, Bupati Serang Intruksikan OPD Jalankan New Normal 17:47 wib: Kodim 0603 Lebak Bagikan Ratusan Paket Sembako 08:24 wib: Jelang "New Normal", Cabai Merah Kriting Jateng Kembali Gencar Pasok Sumatera 18:35 wib: Warga Sukamurni Kecamatan Balaraja Mulai Terima Penyaluran BST APBD Kabupaten 08:02 wib: Brantas Minta Bupati Lebak Untuk Mengkaji Kembali atau Mencopot Kabid SDA PUPR 06:53 wib: Brantas Berharap Tipikor Polres Lebak Secepatnya Melayangkan SPDP Perihal PUPR yang di Laporkan LSM Bentar 06:44 wib: Personel Polres Cilegon Berikan Bantuan Sembako Kepada Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh 20:53 wib: LSM Bentar Laporkan Kabid SDA PUPR Kab.Lebak ke Tipikor Polres Lebak

Masyarakat Banten Selatan Keluhkan Rutinitas Truk Truk Milik Pabrik Semen Merah Putih Penyebab Hancurnya Jalan

Publisher: Admin Web Dibaca: 1680 Pengunjung

Bantenku - Lebak.Masyarakat Banten selatan khususnya warga Kawasan Wisata Sawarna Kabupaten Lebak, keluhkan kondisi jalan yang dulu begitu mulus kini kondisinya rusak parah. Menurut dugaan warga, ini dikarenakan Seringnya rutinitas perjalan truk truk pengakut material semen  milik Pabrik Semen Merah Putih, yang tidak mengindahkan kapasitas dan kelas jalan yang di lalui, ini membuat jalan menjadi rusak.

Seperti yang dikatakan Tokoh Masyarakat Sawarna Dzaro Erwin" dulu sebelum adanya kegiatan dan rutinitas Pabrik Semen Merah Putih, Gerbang pintu masuk Kawasan Wisata Sawarna Di jalan Cibayawak kondisinya dalam ke adaan baik (lecier) dan mulus sangat nyaman untuk di lalui. Tapi semenjak adanya kegiatan rutinitas truk truk pengangkut material semen milik pabrik semen Mereh putih keadaan jauh berbeda kini kondisinya rusak parah lebih mirip kubangan kerbau" keluh Erwin.

Erwin juga memberikan keterangan jika akan melakukan aksi unjuk rasa (Unras) sebaiknya jangan di tempat" kalau mau Demo jangan di tempatnya karena percuma tidak akan di dengar, malah akan banyak yang memanfaatkannya. Harusnya  kalau mau Demo langsung ke Jakarta sekalian ke Gedung DPR RI kalau bisa langsung ke Istana Presiden. Dengan materi mandi lumpur. Pungkasnya.( Hin, Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top