Selasa, 19 November 2019 |
11:29 wib: Program Pamsismas Diduga Bermasalah 13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten

Mandi Air Panas sambil Nikmati Pemandangan di Cisolong

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6531 Pengunjung

Bantenku.com, PANDEGLANG- Provinsi Banten memiliki banyak tempat wisata alami dan buatan. Setidaknya yang sudah terkenal di mata masyarakat ada Pantai Anyer, Karang Bolong, hingga Tanjung Lesung.

Namun ada tempat wisata alternatif lainnya guna relaksasi tubuh sekaligus pengobatan alami, yakni Pemandian Air Panas Cisolong. Lokasinya berada di  Kampung Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini selalu dipenuhi pengunjung tiap akhir pekan.

“Ramainya dari sore jam empat sampe jam sembilan malem. Bukanya 24 jam,” kata salah satu pengurus pemandian air panas, Bedi (31), Kabupaten Pandeglang, Minggu (12/4/2015). Di pemandian Air Panas Cisolong ini, pengunjung bisa menikmati relaksasi air panas alami sembari menikmati angin sepoy-sepoy yang bertiup dari pohon rambutan, kecapi, durian, hingga pohon bambu.

Tak hanya tubuh yang dapat merasakan relaksasi, mata dan pikiran pun akan terasa damai dengan menikmati pemandangan pematang sawah yang melingkupi sekita area pemandian air panas ini. Bahkan pemandangan hijau dan tingginya Gunung Karang yang merupakan gunung tertinggi di Banten dapat dinikmati dari tempat ini.

Dibuka sejak tahun 2008. Airnya dari sumber mata air panas di Gunung Karang.  Ada tiga kolam pemandian. Yang paling panas 70 derajat dan tidak bisa dipakai untuk berenang,” terang Bedi. Guna sampai ke lokasi pemandian, pengunjung harus terlebih dahulu berjalan kaki dari tempat parkir sejauh 100 meter. Pengunjung akan disambut oleh kolam ikan dan sejuknya udara segar khas Kabupaten Pandeglang yang masih memiliki hutan dan banyak pepohonan.(Dhee)



KOMENTAR DISQUS :

Top