Rabu, 08 April 2020 |
23:38 wib: Polda Banten Pasang Spanduk dan Baleho Himbauan Masyarakat Untuk Tidak Mudik Lebaran 23:04 wib: Belasan Wartawan Kota Serang Ikuti Rapid Test, Putus Rantai Virus Corona 22:55 wib: Polsek Cikande Amankan Pelaku Penusukan Karyawan Pabrik PT Nikomas 20:58 wib: Jual Ratusan Butir Tramadol, ABG Panimbang Diciduk Polisi 14:26 wib: Desa di Kabupaten Serang Perangi Corona 14:22 wib: Positif Corona, PNS Pemkot Serang Meninggal Dunia 08:30 wib: Indonesia Butuh Setahun Vaksin Corona, Prediksi Dari Menristek 17:01 wib: Media Online Di Banten Kini Punya Organisasi 14:32 wib: Cegah Covid 19, Polsek Cigeulis Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pandeglang 13:47 wib: Polres Serang Hari Ini Gelar Operasi Keselamatan Kalimaya Tahun 2020

Mandi Air Panas sambil Nikmati Pemandangan di Cisolong

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 7385 Pengunjung

Bantenku.com, PANDEGLANG- Provinsi Banten memiliki banyak tempat wisata alami dan buatan. Setidaknya yang sudah terkenal di mata masyarakat ada Pantai Anyer, Karang Bolong, hingga Tanjung Lesung.

Namun ada tempat wisata alternatif lainnya guna relaksasi tubuh sekaligus pengobatan alami, yakni Pemandian Air Panas Cisolong. Lokasinya berada di  Kampung Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini selalu dipenuhi pengunjung tiap akhir pekan.

“Ramainya dari sore jam empat sampe jam sembilan malem. Bukanya 24 jam,” kata salah satu pengurus pemandian air panas, Bedi (31), Kabupaten Pandeglang, Minggu (12/4/2015). Di pemandian Air Panas Cisolong ini, pengunjung bisa menikmati relaksasi air panas alami sembari menikmati angin sepoy-sepoy yang bertiup dari pohon rambutan, kecapi, durian, hingga pohon bambu.

Tak hanya tubuh yang dapat merasakan relaksasi, mata dan pikiran pun akan terasa damai dengan menikmati pemandangan pematang sawah yang melingkupi sekita area pemandian air panas ini. Bahkan pemandangan hijau dan tingginya Gunung Karang yang merupakan gunung tertinggi di Banten dapat dinikmati dari tempat ini.

Dibuka sejak tahun 2008. Airnya dari sumber mata air panas di Gunung Karang.  Ada tiga kolam pemandian. Yang paling panas 70 derajat dan tidak bisa dipakai untuk berenang,” terang Bedi. Guna sampai ke lokasi pemandian, pengunjung harus terlebih dahulu berjalan kaki dari tempat parkir sejauh 100 meter. Pengunjung akan disambut oleh kolam ikan dan sejuknya udara segar khas Kabupaten Pandeglang yang masih memiliki hutan dan banyak pepohonan.(Dhee)



KOMENTAR DISQUS :

Top