Minggu, 21 Juli 2019 |
08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah 19:33 wib: Pesona Negri Atas Awan Gunung Luhur Citorek Sedot Perhatian Bupati Lebak

Mandi Air Panas sambil Nikmati Pemandangan di Cisolong

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6125 Pengunjung

Bantenku.com, PANDEGLANG- Provinsi Banten memiliki banyak tempat wisata alami dan buatan. Setidaknya yang sudah terkenal di mata masyarakat ada Pantai Anyer, Karang Bolong, hingga Tanjung Lesung.

Namun ada tempat wisata alternatif lainnya guna relaksasi tubuh sekaligus pengobatan alami, yakni Pemandian Air Panas Cisolong. Lokasinya berada di  Kampung Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini selalu dipenuhi pengunjung tiap akhir pekan.

“Ramainya dari sore jam empat sampe jam sembilan malem. Bukanya 24 jam,” kata salah satu pengurus pemandian air panas, Bedi (31), Kabupaten Pandeglang, Minggu (12/4/2015). Di pemandian Air Panas Cisolong ini, pengunjung bisa menikmati relaksasi air panas alami sembari menikmati angin sepoy-sepoy yang bertiup dari pohon rambutan, kecapi, durian, hingga pohon bambu.

Tak hanya tubuh yang dapat merasakan relaksasi, mata dan pikiran pun akan terasa damai dengan menikmati pemandangan pematang sawah yang melingkupi sekita area pemandian air panas ini. Bahkan pemandangan hijau dan tingginya Gunung Karang yang merupakan gunung tertinggi di Banten dapat dinikmati dari tempat ini.

Dibuka sejak tahun 2008. Airnya dari sumber mata air panas di Gunung Karang.  Ada tiga kolam pemandian. Yang paling panas 70 derajat dan tidak bisa dipakai untuk berenang,” terang Bedi. Guna sampai ke lokasi pemandian, pengunjung harus terlebih dahulu berjalan kaki dari tempat parkir sejauh 100 meter. Pengunjung akan disambut oleh kolam ikan dan sejuknya udara segar khas Kabupaten Pandeglang yang masih memiliki hutan dan banyak pepohonan.(Dhee)



KOMENTAR DISQUS :

Top