Jumat, 24 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Lenovo Pastikan Boyong Motorola ke Indonesia

Publisher: Admin Web Dibaca: 7007 Pengunjung

Jakarta - Setelah cukup lama menghilang dari peredaran, Motorola bakal kembali hadir di pasar Indonesia. Hal itu dipastikan oleh Lenovo, yang kini sudah resmi menjadi pemilik Motorola.

Hal itu dikatakan oleh Country Leader divisi mobile Lenovo Adrie Suhadi setelah meluncurkan dua ponsel anyar Lenovo di Qi Dine, Jakarta.

Menurut Adri, pihak Lenovo kini sedang menggodok sejumlah hal sebelum nantinya ponsel-ponsel Motorola itu akhirnya dibawa ke Indonesia. Salah satu hal yang sedang dipersiapkan oleh Lenovo adalah produk Motorola mana sajakah yang cocok untuk mengisi pasar Indonesia.

Namun tanpa menyebut secara detail, Adri menyebut bahwa kemungkinan Motorola akan digunakan oleh Lenovo untuk mengisi segmen ponsel high end.

"Motorola kemungkinan akan mengisi portfolio ponsel high end kami di Indonesia, sementara ponsel Lenovo akan mengisi segmen menengah, di mana mempunyai spek tinggi namun dengan harga murah," ungkap Adri saat ditemui selepas acara peluncuran.

Akuisisi Motorola dari Google seharga USD 2,91 miliar atau sekitar Rp 35 triliun (USD 1 = Rp 12 ribu), mempunyai banyak efek. Salah satunya adalah Lenovo bisa merangsek naik ke posisi 3 dalam hal pangsa pasar ponsel dunia.

Menurut IDC, pangsa pasar smartphone Lenovo sebesar 5,2%, berada di bawah Xiaomi dengan angka sebesar 5,3%. Tapi setelah mengakuisisi Motorola dan pangsa pasarnya digabung, Lenovo menyalip Xiaomi dengan market share 8,7%, hanya kalah dari Samsung dan Apple.

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa Lenovo mulai serius menjual Motorola di Tiongkok. Ada sejumlah ponsel yang dijual Lenovo di Negeri Tirai Bambu tersebut, antara lain Moto X dan Moto X Pro (yang kemungkinan adalah Nexus 6). Mengingat keduanya adalah ponsel high end, maka ada kemungkinan ponsel inilah yang akan diboyong ke Indonesia.

KOMENTAR DISQUS :

Top