Jumat, 20 September 2019 |
15:46 wib: H Sanudin Melanjutkan 2 Periode Untuk Desa Salira 07:48 wib: PAD Rendah, Walikota Serang Sidak Dua Dinas 08:14 wib: Kembangkan Pariwisata, Genpi Kabupaten Serang Dikukuhkan 11:15 wib: Warga Bunut Kesal Suara Bising Mesin PT Sulfindo Adi Usaha 07:06 wib: Minta Izin Nikah Lagi, Suami Malah Babak Belur Dikeroyok Istri Pertama dan Kedua 09:45 wib: Relawan Rescue dan Ormas Brantas Banten Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Baduy 10:47 wib: Brantas Desak Kejari Lebak Untuk Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Dugaan Korupsi RTLH 08:33 wib: Dorong Tersangka Baru Kasus Genset RSUD, Aktifis Anti Korupsi Kepung Kejati Banten 10:29 wib: Dewan Akan Kroscek Pembangunan Puskesmas Cirinten Yang Menelan Anggaran 1,4 Milyar Lebih 19:49 wib: H Sanudin Bakal Calon Kepala Desa Salira Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga

Lenovo Pastikan Boyong Motorola ke Indonesia

Publisher: Admin Web Dibaca: 7175 Pengunjung

Jakarta - Setelah cukup lama menghilang dari peredaran, Motorola bakal kembali hadir di pasar Indonesia. Hal itu dipastikan oleh Lenovo, yang kini sudah resmi menjadi pemilik Motorola.

Hal itu dikatakan oleh Country Leader divisi mobile Lenovo Adrie Suhadi setelah meluncurkan dua ponsel anyar Lenovo di Qi Dine, Jakarta.

Menurut Adri, pihak Lenovo kini sedang menggodok sejumlah hal sebelum nantinya ponsel-ponsel Motorola itu akhirnya dibawa ke Indonesia. Salah satu hal yang sedang dipersiapkan oleh Lenovo adalah produk Motorola mana sajakah yang cocok untuk mengisi pasar Indonesia.

Namun tanpa menyebut secara detail, Adri menyebut bahwa kemungkinan Motorola akan digunakan oleh Lenovo untuk mengisi segmen ponsel high end.

"Motorola kemungkinan akan mengisi portfolio ponsel high end kami di Indonesia, sementara ponsel Lenovo akan mengisi segmen menengah, di mana mempunyai spek tinggi namun dengan harga murah," ungkap Adri saat ditemui selepas acara peluncuran.

Akuisisi Motorola dari Google seharga USD 2,91 miliar atau sekitar Rp 35 triliun (USD 1 = Rp 12 ribu), mempunyai banyak efek. Salah satunya adalah Lenovo bisa merangsek naik ke posisi 3 dalam hal pangsa pasar ponsel dunia.

Menurut IDC, pangsa pasar smartphone Lenovo sebesar 5,2%, berada di bawah Xiaomi dengan angka sebesar 5,3%. Tapi setelah mengakuisisi Motorola dan pangsa pasarnya digabung, Lenovo menyalip Xiaomi dengan market share 8,7%, hanya kalah dari Samsung dan Apple.

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa Lenovo mulai serius menjual Motorola di Tiongkok. Ada sejumlah ponsel yang dijual Lenovo di Negeri Tirai Bambu tersebut, antara lain Moto X dan Moto X Pro (yang kemungkinan adalah Nexus 6). Mengingat keduanya adalah ponsel high end, maka ada kemungkinan ponsel inilah yang akan diboyong ke Indonesia.

KOMENTAR DISQUS :

Top