Senin, 18 November 2019 |
18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda 09:57 wib: Pilkades Serentak di kabupaten Serang, H Sanudin Menangkan Pilkades Salira 13:46 wib: Pemprov Banten Terima Apresiasi Dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri 13:25 wib: Gubernur Wahidin Halim: Ini Yang Sedang Diselesaikan Pemprov Banten 23:35 wib: Diduga Ilegal, Aktifis Lingkungan Bojonegara Desak Aktifitas Pemotongan Kapal Dihentikan 11:57 wib: Brantas Lebak Desak Aparat Tegas, Truk Jalan Lalulintas By Pas Mandala Tercemar tanah merah

Kondisi jalan Saketi memprihatinkan

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 14084 Pengunjung

Bantenku.com, PANDEGLANG - kondisi ruas jalan di Pasar Saketi, Kecamatan Saketi terdapat banyak lubang yang cukup besar. Akibatnya setiap turun hujan selalu digenangi air. Hal tersebut banyak dikeluhkan warga dan pengguna jalan, sebab kerap membuat oleng kendaran dan menghambat aktivitas.

Warga Desa Saketi, Jajuli mengatakan, dia dan warga lain sangat merasa terganggu karena pada badan jalan terdapat banyak lubang yang cukup besar, selain itu juga selalu digenangi air. Akibatanya mengaggu laju kendaran dan kerap membuat pengemudi oleng. “Kalau hujan jalan tersebut selalu digenangi air, karena selain banyak lubang pada badan jalan. Drainase yang ada tidak berfungsi, dan hal ini sangat menganggu aktivitas,” ungkapnya kepada Bantenku.com

Rusman warga lainya menyatakan, dampak dari persoalan tersebut banyak kendaraan bermotor terutama roda dua yang mogok karena masuk lubang dan kenalpotnya terisi air. Apalagi jika hujan lebat, ada juga yang terjatuh.“Yang paling sering terjatuh itu pada malam hari, karena penerangan jalan tidak terlalu terang. sehingga lubang pada jalan tidak kelihatan oleh para penggun, ahirnya banyak yang terjebak. Bahkan tidak sedikit kendaraan yang mengalami rusak, kami harap pemerintah segera memperbaikinya,” ungkapnya.

Camat Saketi Edih Rohaedih mengatakan, untuk jalur tersebut merupakan jalur provinsi Banten yang kewengangan perbaikannya ada di Pemprov Banten.“Saat ini kan Saketi-Malingping sedang dibangun mudah-mudahan tahun ini juga terus dilakukan dan titiknya di Saketi karena memang jalan itu sangat dibutuhkan warga,” ungkapnya.(Sur)

KOMENTAR DISQUS :

Top