Senin, 13 Juli 2020 |
21:52 wib: Jelang Pilkada Kabupaten Serang 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cikande Terima Perlengkapan Logistik PPDP Dan APD 16:37 wib: Personel Polres Serang Melakukan Pengamanan Pembagian BTS Kepada Masyarakat 07:44 wib: BST Tahap 3 Desa Waringin Kecamatan Mancak Mulai di Bagikan Di Kantor Desa 20:05 wib: Pendukung Masih Yakin Masduki Jadi Cabup 18:26 wib: Warga Korban Banjir Bandang dan Longsor datangi Sekretariat PWI, membuat PWI Lebak Prihatin 14:16 wib: Walikota Serang Syafrudin Hadiri Pelepasan Kepala Pengadilan Agama Serang 11:18 wib: Ditengah Pandemi Covid-19, Polda Banten Terus Bagikan Sembako Kepada Masyarakat 11:13 wib: Pemkab Serang Perbaiki 9.198 RTLH, Tersisa 4.451 RTLH 19:42 wib: Wali Kota Serang Hadiri Simulasi Wedding New Normal Yang Diadakan Oleh Aspedi Banten 19:05 wib: PT Nikomas Gemilang Mengadakan CSR Donasi Sembako dan Masker untuk Masyarakat Lansia di Ds Tambak & Ds Cijeruk

KMP Mufidah Mati Mesin Ditengah Laut

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 7847 Pengunjung

Bantenku.com, MERAK - Kapal ferry Mufidah, milik PT. Jembatan Laut Ferry, yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, tiba-tiba mengalami black out atau mati mesin di tengah perjalanan sekitar perairan Sangyang atau 5 mil dari Pelabuhan Bakauheni, Senin (18/05/2015).

Akibat kejadian tersebut, membuat kapal Mufidah terkatung-katung selama 8 jam di tengah laut, membuat para penumpang yang ada di dalam kapal panik.

Ketua Gapasdap Bakauheni, Sunaryo, membenarkan adanya insiden tersebut, "Saya memang mendapat laporan, tapi saya tidak tahu secara detail apa penyebabnya, silahkan langsung saja ke Subagyo, Kacab PT. Jembatan Laut Ferry," ujarnya kepada LenteraNews.com.

Menurut Sunaryo, setelah mendapatkan laporan ia langsung berkoordinasi dan mendatangkan tug boat dari Merak dan Bakauheni untuk menarik kapal Mufidah, "Setelah berhasil ditarik, akhirnya kapal Mufidah bersandar di dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni untuk dilakukan pembongkaran," jelasnya.

Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait penyebab matinya mesin kapal Mufidah serta jumlah penumpang yang ada di dalamnya.(DRI)

KOMENTAR DISQUS :

Top