Minggu, 21 Juli 2019 |
08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah 19:33 wib: Pesona Negri Atas Awan Gunung Luhur Citorek Sedot Perhatian Bupati Lebak

Jokowi Bangun Tol Serang-Panimbang

Publisher: Admin Web Dibaca: 13923 Pengunjung
Foto : Presiden Jokowi saat peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Selasa ( 22/02/2015)

Bantenku.com, Pandeglang- Demi menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang. Presiden Jokowi akan membangun jalan tol yang menghubungkan antara jalan tol Jakarta-Merak menuju Tanjung Lesung.

"Dua-dua nya harus jalan bareng. Pembebesasan lahan Pemprov Banten dan Kabupaten Pandeglang. Perkiraan saya tol nya ini tiga tahun jadi, karena jaraknya 80 kilometer," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara Peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang Banten, Senin (23/2).

Dirinya pun mengultimatum agar pengembang KEK Tanjung Lesung yang dikelola oleh Banten West Java (BWJ) yang merupakan anak perusahaan PT Jababeka agar jangan sampai proyek yang bernilai Rp 4,83 triliun ini terbengkalai.

"Saya sudah telfon menteri PU, saya minta rencanakan pembuat jalan tol ke sini, saya mau tol jadi, bareng-bareng (pembangunan) disini jadi semuanya. Kalau dua-duanya tidak berbarengan, ga akan selesai dan akan jadi mimpi selama nya," terangnya.

Akses tol sepanjang 80 kilometer yang akan dibangun tersebut lanjut jokowi dapat menunjang investasi di KEK Tanjung Lesung yang berbasis pariwisata. Sehingga diharapkan dapat menambah pendapatan negara dan daerah setempat.

"Kalau jadi, akan semakin banyak peredaran uang nya disini, income daerah semakin besar, lapangan pekerjaan juga semakin besar," terangnya.

Terkait permintaan para investor yang ingin diberikan insentiv, Jokowi tak lamgsung mengamininya, tetapi akan dilihat terlebih dahulu sejauh mana KEK Tanjung Lesung mampu membangun daerah setempat dan menyumbangkan pendapatan nasional.

"Mengenai insentif yang diminta oleh investor, insentiv fiskal dan non fiskal, semuanya tidak mungkin diberi,tapi harus kita hitung," tegasnya

Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung tahap I selesai dalam 3 tahun kedepan.

"Pak Darmono (Dirut PT Jababeka) bilang 5 tahun, saya nggak mau karena tolnya (pembangunan jalan tol Serang-Panimbang) ini 3 tahun jadi hanya 80 kilometer. Jadi harus sama (selesainya pembangunan)," kata Presiden Jokowi

Dia menegaskan bahwa pembangunan jalan tol akan dikerjakan pemerintah, dan diikuti oleh pengembangan KEK Pariwisata Tanjung Lesung. Presiden berharap KEK Tanjung Lesung yang sudah dicanang 24 tahun, yakni sejak 1991 segera bisa diwujudkan.

"Proyek KEK ini sudah ditetapkan sejak 24 tahun yang lalu dan sudah ada Keppresnya 3 tahun yang lalu," katanya.

Menurut Presiden, kondisi ini karena pemerintah daerah dan pusat tidak memberikan dukungan.

"Jangan harap KEK akan jadi kalau tindakan kita masih seperti itu. Oleh sebab itu saya targetkan 3 tahun harus jadi," tegas presiden.

Joko Widodo mengatakan jika ada kesanggupan semua pihak maka proyek ini akan diteruskan.

Joko Widodo berharap dengan adanya KEK Pariwisata Tanjung Lesung ini akan membuat peredaran uang di Pandeglang semakin tinggi.

"Kita harapkan peredaran uang di sini, pajak semakin banyak yang dipungut, lapangan pekerjaan juga tersedia. Mengenai insentif yang tadi diminta oleh investor baik fiskal dan non fiskal bisa kita kalkulasi mana yang bisa diberikan," kata presiden.

KEK Pariwisata Tanjung Lesung dibangun di Kawasan Wisata Pantai ini menjadi Desain Induk Pariwisata Kota Air Tahun 2020 seperti di Venesia, Italia.

Kawasan Tanjung Lesung merupakan objek wisata andalan Provinsi Banten, di samping objek wisata lainnya seperti Pantai Carita.

Kawasan itu memiliki culture heritage karena lokasinya dekat dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Gunung Anak Krakatau dan Pulau Umang.

KEK Pariwisata itu akan dibangun di area seluas 1.300 hektare, di dalamnya akan dibangun berbagai sarana dan prasarana pendukung kepariwisataan, termasuk hotel dengan berbagai kelas, Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata dan sarana pendukung lainnya. (dra)

KOMENTAR DISQUS :

Top