Kamis, 23 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 315 Pengunjung
Jawara dan pendekar Banten dari 17 peguron sepakat menunggu hasil resmi Pilpres 2019 dari Komisi Pemilihan Umum.(Foto Bantenku.co.id)

Bantenku, SERANG- Sejumlah jawara dan pendekar Banten dari 17 peguron sepakat menunggu hasil resmi Pilpres 2019 dari Komisi Pemilihan Umum. Kesepakatan itu diambil demi menjaga persaudaraan dan kerukunan masyarakat di Provinsi Banten.

"Kita tidak boleh mendahului lembaga resmi, yakni KPU. Tapi, siapapun yang memenangkan Pilpres tidak boleh memecah belah tali persaudaraan dan tali silaturahmi masyarakat Banten," ujar Guru Besar Peguron Pancak Silat Bandrong, Faidullah, Selasa 7 Mei 2019.

Terkait hasil Pilpres, pihaknya akan mempercayakan kepada KPU yang sudah bekerja sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. "Masyarakat yang tidak puas, tidak terima dengan hasil pemilu silahkan adukan kepada lembaga yang sudah ditentukan yakni MK," tegasnya.

Bila ada kelompok pendukung yang akan mengganggu kekhusukan umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa dan ketertiban umum, maka para jawara dan pendekar siap menghadapinya agar terciptanya situasi Banten yang aman dan damai.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir meminta para pendukung untuk bersabar dan tidak ada klaim kemenangan dengan memasang spanduk atau baliho di jalanan. Sebab, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten masih melaksanakan rapat pleno penghitungan hasil Pemilu 2019.

"Untuk hal tersebut (pendukung saling klaim menang), kita mengimbau kepada masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi dari KPU pada 22 Mei 2019," kata Kapolda saat meninjau pelaksanaan rapat pleno terbuka di kantor KPU Banten, Kota Serang, Selasa 7 Mei 2019.(Mahesa/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top