Rabu, 30 September 2020 |
21:12 wib: Tahun 2021, Bagian Kesbangpol Kabupaten Serang menjadi Badan 21:06 wib: Warga Cikande Permai Minta AG Pelaku Pencabulan Segera Ditangkap 06:32 wib: Rakor, Pjs Bupati Serang Fokus Penanganan Covid-19 21:56 wib: Pendekar Banten Mendukung Erick Thohir Tetap Sebagai Menteri BUMN 14:09 wib: Sopir Truk Bawa Kabur 2.256 Pasang Sepatu Eksport Amerika 14:03 wib: Polres Serang Kota Luncurkan Hotline Pengaduan Pelanggaran Potkes Covid-19 09:31 wib: Kabid Humas Pimpin Operasi Yustisi Malam Minggu, Temukan 9 Pelanggar 08:12 wib: Diduga Terbentur Ekonomi, Seorang Janda di Kabupaten Pandeglang Nekat Lakukan Ini 08:10 wib: Pandemi Covid-19 Warga Binaan Rutan Serang Belajar Kuliah Online 06:57 wib: Cegah Covid 19 Camat Serang dan Tim Gabungan Patroli Tempat Kerumunan

Jalur Wisata Pantai Anyer – Cinangka Ramai Lancar

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 2443 Pengunjung
Foto : Bantenku.co.id

Bantenku, CILEGON-Kondisi lalu lintas kendaraan di jalur menuju kawasan wisata pantai Anyer hingga Cinangka pada H+2 atau Jumat (7/6/2019) terpantau ramai lancar. Baik itu mulai akses pintu keluar dari tol Cilegon Barat menuju melalui kawasan industri KIEC, maupun dari pintu keluar tol Cilegon Timur melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon ke arah Ciwandan.

Antrean kendaraan hanya terjadi di beberapa titik lokasi seperti ke arah simpang tiga pasar Anyer, karena adanya menuju keluar masuk kendaraan dari arah Mancak. Namun demikian hal itu tidak sampai menimbulkan kemacetan. Polisi memasang barisan tiang pembatas jalan (traffic stick cone) untuk menghalau kendaraan dari lawan arah ketika terjadi peningkatan volume kendaraan di lokasi tersebut.

“Memang di lokasi itu ada sedikit antrean, tapi masih dapat terkendali, jadi kita tidak sampai memberlakukan buka tutup satu arah (one way). Keluar masuk kendaraan itu terjadi juga sampai di persimpangan Gudang Areng,” ungkap Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Iwan Nurfrianto melalui sambungan telepon.

Seperti sudah menjadi tradisi, kawasan pantai Anyer hingga Cinangka menjadi daerah wisata yang biasa dikunjungi warga setiap usai perayaan Idul Fitri setiap tahunnya. Namun pantauan lapangan, kondisi lalu lintas kendaraan di jalur wisata menuju kawasan tersebut, tidak seramai bila dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diduga lantaran kondisi kawasan wisata pantai yang belum sepenuhnya pulih pasca bencana tsunami pada Desember tahun lalu.

“Ya kalau dibandingkan tahun lalu, jumlah kendaraan wisatawan yang terpantau sekarang memang lebih sedikitlah. Tapi tetap kita waspadai dengan menyiagakan personel sampai tanggal 10 Juni nanti,” terangnya.

Masih terkait dengan kondisi lalu lintas, antrean kendaraan wisatawan juga terpantau di Simpang Teneng. Senada, hal itupun tidak sampai menimbulkan kemacetan terlebih petugas lalu lintas melakukan patroli bermotor di sepanjang jalur wisata tersebut.

“Ya memang umumnya karena ada keluar masuk kendaraan di persimpangan itu. Antrean juga biasanya terjadi pada pagi dan sore hari, karena pergerakan kendaraan yang serentak,” tandasnya.(Mahesa/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top