Sabtu, 06 Juni 2020 |
21:18 wib: Jelang New Normal Kapolda Banten Bersama Danrem 064/MY Tinjau Pusat Perbelanjaan Kota Serang 20:48 wib: Sembilan Kali, Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK 20:36 wib: Tinjau Bapenda, Bupati Serang Intruksikan OPD Jalankan New Normal 17:47 wib: Kodim 0603 Lebak Bagikan Ratusan Paket Sembako 08:24 wib: Jelang "New Normal", Cabai Merah Kriting Jateng Kembali Gencar Pasok Sumatera 18:35 wib: Warga Sukamurni Kecamatan Balaraja Mulai Terima Penyaluran BST APBD Kabupaten 08:02 wib: Brantas Minta Bupati Lebak Untuk Mengkaji Kembali atau Mencopot Kabid SDA PUPR 06:53 wib: Brantas Berharap Tipikor Polres Lebak Secepatnya Melayangkan SPDP Perihal PUPR yang di Laporkan LSM Bentar 06:44 wib: Personel Polres Cilegon Berikan Bantuan Sembako Kepada Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh 20:53 wib: LSM Bentar Laporkan Kabid SDA PUPR Kab.Lebak ke Tipikor Polres Lebak

Inspektur Umum Brigadir Jendral TNI Mabesad Darmono, Pantau Program TMMD Di Dua Desa Kecamatan Jawilan Kabupaten serang

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 917 Pengunjung

SERANG,Bantenku,- Guna memastikan terlaksananya program TMMD ke-102, Inspektur Umum Brigadir Jendral TNI Mabesad Darmono, pantau langsung di dua Desa Pagintungan dengan Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis, (2/08/2018).

Dalam kunjungan tersebut, menurutnya, itu tugas Negara untuk mengevaluasi pelaksanaan program TMMD yang sudah hampir selesai 2018,

"Saya datang ke sini melaksankan tugas negara untuk mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan TMMD yang ke 102, dan saya harap pengerjaannya bisa lebih baik," kata, Darmono, Inspektur Umum Brigadir Jendral TNI Mabesad kepada awak media Kamis,(2/08/2018).

Lanjut Darmono, dari TMMD ini banyak yang bisa diambil manfaatnya terutama kerja sama antara TNI-Polri dan masyarakat. Menurutnya, kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah cerminan dari sejarah bangsa Indonesia yang memiliki persatuan dan kesatuan antara satu sama lain.

"Kita kuat karena bersatu, Maka dari itu perlu adanya kebersamaan dari TNI-Polri untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, ibarat lidi kalau satu bisa dipatahkan, tapi kalau lidi itu banyak menjadi kuat, jelasnya.

"Dari hasil kerja keras kita ini, tentu kedepan bisa menjadi bagian dari kesejahteraan masyarakat, karena jalan ini salah satu jalur yang dilewati oleh petani jagung, dan hal itu bisa membantu untuk akses pada saat panen nanti," imbuhnya.

Darmono menghimbau, masyarakat bisa merawat bersama-sama, agar apa yang sudah dikerjakan di program TMMD sekarang ini bisa terpakai lama.

"Saya harap, dengan pembangunan fisik atau non fisik dirawat dan dijaga secara bersama-sama, baik oleh masyarakat ataupun oleh pemerintah," pintanya.


(Ari/red)

KOMENTAR DISQUS :

Top