Selasa, 19 Oktober 2021 |
18:03 wib: Utamakan Pelayanan, Jasa Raharja Banten Data Korban Laka Bus di Tol Tangerang Merak 22:43 wib: RSUD Banten Luncurkan KateterisasiJantung 22:06 wib: Jasa Raharja Cabang Banten Gandeng Kampus Untirta, Gagas Kegiatan Kampus Pelopor Keselamatan 18:03 wib: Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Digelar 31 Oktober 2021 07:49 wib: Dibuka Wagub Andika, Banten Golf Open Tournament 2021 Diikuti Peserta Pro & Amatir 10:34 wib: Bupati Serang Beri Penghargaan untuk Atlet PON Berprestasi 17:29 wib: Tantangan Semakin Kuat, Kemajuan Kabupaten Serang Diapresiasi 07:57 wib: Gebyar HUT Kabupaten Serang Banjir Bantuan 22:02 wib: Lakukan Pembinaan, Kini Tingkat Kehadiran Pegawai Non-ASN di Setwan Banten Naik Signifikan 21:33 wib: Sekretariat DPRD Banten Klaim Sukses Adakan Vaksinasi Setelah Sasar 2.230 Orang

Hasil KLB DItolak Kemenkumham , Kader dan Pengurus Demokrat Kota Serang Sujud Syukur dan Cukur Rambut

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 595 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Serang melakukan aksi sujud syukur dan mencukur rambut. Aksi itu dilakukan menyusul ditolaknya hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Ketua DPC kota Serang, Amanudin Toha mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan seluruh kader partai demokrat yang ada di seluruh Indonesia.

“Kami dari kota Serang sangat mengapresiasi semua kader demokrat yang tetap solid bersama kepengurusan yang sah,” kata  Toha Rabu (31/3/2021).

Dirinya menegaskan, Demokrat kota Serang dari awal tetap solid dan siap menjadi garda terdepan jika ada yang ingin merebut partai berlambang mercy itu.

“Dari awal kami solid, kamu tunduk dan patuh terhadap kepemimpinan demokrat yang sah. Kami siap melawan dan menjadi garda terdepan jika ada yang berusaha menghancurkan partai demokrat,” tegasnya.

Amanudin juga memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat. Ia menilai, apa yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kemenkumham sesuai dengan aturan yang ada.

“Bagi saya sih sederhana, ketika hukum selalu jadi referensi utama dalam menentukan berbagai macam hal. Di Negera hukum, hukum itu panglima. Ketika hukum jadi panglima, maka keadilan menjelam, maka kerukunan dan stabilitas juga terjaga. Saya sangat mengapresiasi langkah pemerintah,” ujarnya

Sebagai informasi, hasil KLB Demokrat yang di inisiasi Jhony Allen Marbun CS yang menetapkan Kepala Staff Presiden (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum. KLB itu sendiri mendapat tentangan dari pengurus pusat Demokrat yang di komandoi AHY, dan menilai jika kegiatan tersebut abal-abal alias tidak sah.


[Herdi/Red]


KOMENTAR DISQUS :

Top