Kamis, 23 Mei 2019 |
14:33 wib: FKUI SBSI Dan Pihak Manajemen PT Prima Makmur Rotokomindo Gelar Acara Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim 12:54 wib: Wakil Bupat Lebak H.Ade Sumardi Sampaikan Pendapat Akhir Raperda RPJMD 12:40 wib: Jawara Banten Sepakat Tunggu Hasil Resmi KPU 15:49 wib: Kasepuhan Guradog Menggelar Ritual Ngarengkong 11:13 wib: Diduga Pemda Lebak Tolak Serah Terima Aset Pembangunan Ruang Terbuka Publik Taman Salahaur Rangkasbitung Dari Provinsi Banten 10:05 wib: Bendera APDESI Tak Jadi Berkibar Di Aksi Damai 19:19 wib: Tuntutan Dipenuhi APDESI Batalkan Rencana Aksi Damai Di Gedung DPMD Dan Gedunģ Kantor Bupati 20:20 wib: Bawaslu Lebak Akan Proses Secepatnya Oknum Panwas Kecamatan Cikulur Yang Dilaporkan Oleh Ketua DPD Badak Banten Ely Sahroni 20:32 wib: APDESI Lebak Akan Gelar Aksi Damai Di DPMD Dan Di Kantor Bupati Lebak 08:15 wib: BADAK BANTEN Lebak Akan Adukan Panitia Pengawas Kecamatan Cikulur Ke Bawaslu

H.Oong Syahroni : Tidak Dibenarkan Anggaran Pembinaan Kelompok KTNA Dipotong Untuk Sewa Gedung

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 6314 Pengunjung
Foto : H. Oong Syaroni ketua KTNA tingkat provinsi Banten

Bantenku.com, SERANG- Beredarnya issu tentang pemotongan anggaran pembinaan yang terjadi dikepengurusan KTNA ( Kontak Tani Nelayan Andalan  )tingkat kabupaten serang semakin meluas dimasyarakat kalangan petani dan nelayan wilayah kabupaten serang dan sekitarnya.

Bagyo selaku ketua KTNA tingkat kabupaten serang sangat sulit dihubungi, nomor ponselnya tetap aktiv namun tidak pernah ada respon saat Bantenku.com berulang kali mencoba menghubungi bagyo untuk dimintai kebenarannya terkait dengan kabar tersebut.

Tempat tinggal bagyo pun tidak ada yang tahu persis dimana bagyo tinggal, sampai pada akhirnya Bantenku.com memutuskan untuk menemui dan meminta keterangan dari ketua KTNA tingkat provinsi Banten H. OOng Syaroni Ternyata kabar tersebutsudah terdengar ketelinga H.Oong Ia membenarkan ‘’bahwa dirinya sudah mengetahui dari laporan anggotanya yang selalu monitoring ketingkat bawah ,namun ia belum sempat mengkroscek kembali hasil laporan anggotanya itu’’ Ujar H Oong.

Sebelumnya ia juga sudah menyampaikan kepada seluruh pengurus KTNA tingkat kabupaten dan kota saat sosialisasi program dilakukan untuk tidak memotong atau memungut segala bentuk biaya apapun yang dibebankan kepada anggota,tidak satu rupiah pun’’pungkas H,Oong saat dikonfirmasi Bantenku.com dikediaman mad saleh Bendahara KTNA tingkat provinsi Banten.

Informasi yang diterima oleh Bantenku.com sebelumnya dari narasumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya,bahwa ada sekitar 320 kelompok ditingkat kepengurusan KTNA kabupaten Serang yang dipotong anggarannya.Semestinya setiap kelompok menerima anggaran pembinaan sejumlah Rp 1 juta/kelompok nyatanya hanya Rp 700 ribu/kelompok.

Menurut keterangan narasumber,alasan yang dijelaskan kepada seluruh anggota KTNA tingkat kabupaten serang oleh pengurus,bahwa anggaran yang dipotong itu untuk membayar gedung serta berbagai keperluan,karena pada saat sosialisasi,pengurus yang juga merangkap panitia itu harus menyewa gedung dan membayar lain sebagainya’’jelas narasumber.

Mengetahui alasan tersebut H,Oong yang juga menjabat sebagai anggota DPRD kab lebak itu mengatakan,‘’bahwa pihaknya selaku pengurus KTNA tingkat provinsi sudah berusaha mengingatkan kepada seluruh pengurus KTNA ditingkat kabupaten dan kota,agar tidak memanfaatkan anggaran pembinaan kelompok untuk pembiayaan yang bukan peruntukannya.

H Oong juga menambahkan’’Sangat tidak dibenarkan penggunaan anggaran pembinaan kelompok itu digunakan untuk membiayai sewa gedung ataupun yang lainnya,karena anggaran itu mutlak diberikan kepada setiap kelompok KTNA se provinsi banten untuk digunakan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.’’Imbuh H,Oong. ( ky/sha)

KOMENTAR DISQUS :

Top