Selasa, 20 April 2021 |
12:26 wib: Cegah Aksi Tawuran di Bulan Ramadhan, Polda Banten Rutin Lakukan Patroli 20:46 wib: Tatu-Emil Jalin Kerja Sama Bidang Pangan 16:30 wib: Unit Reskrim Polsek pulomerak bergerak cepat tangkap pelaku Pencurian 18:27 wib: Pemkab Serang Awasi Keberadaan Warga Negara Asing 14:53 wib: Bupati Serang Ajak Komunitas Mobil Promosikan Objek Wisata di Medsos 14:10 wib: Dibulan Puasa Ramadhan, Kemenag Banten Minta Warga Patuhi Prokes Tarawih di Masjid 17:36 wib: P2WKSS, Pemkab Serang Fokus Tangani Dua Desa di Padarincang 17:27 wib: KLHK: PLTU Jawa 9&10 Bija Jadi Role Model Pembangkit Ramah Lingkungan 17:17 wib: Wali Kota Serang Hadiri Launching Pembayaran SPPT-PBB Dengan Sampah Anorganik 16:19 wib: PMI Banten Apresiasi Pendonor Darah Sukarela

H-6 Nataru, 40 Ribu Orang dan 5.800 Mobil Pribadi Tinggalkan Jawa menuju Sumatera

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 476 Pengunjung

BantenKu, CILEGON - Trafik penumpang dan kendaraan di lintas Merak-Bakauheni pada H-6 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tercatat, 40 ribu orang dan 5.800 unit mobil pribadi menyeberang dari Merak menuju Bakauheni, Minggu (20/12/2020).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, trafik penumpang dan kendaraan dari Merak ke Bakauheni mengalami lonjakan sejak Sabtu (19/12) dini hari. "Kami perkirakan banyak pengguna jasa yang memajukan jadwal perjalanan pada periode libur Angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini. Apalagi pada weekend ini, anak-anak sekolah sudah banyak yang libur semester. Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Sumatera cukup signifikan," ujarnya.

Kendati demikian, berbagai persiapan sarana dan prasarana telah dilakukan baik di pelabuhan dan kapal sehingga pelaksanaan operasional Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021 pada masa adaptasi kebiasaan baru dapat berjalan dengan baik, guna meningkatkan customer experience, baik dari sisi pelayanan ticketing, pelabuhan serta di atas kapal.

Data Posko Merak 24 jam pada Sabtu (19/12) pukul 08.00 hingga Minggu (20/12) pukul 08.00 atau H-6 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera berjumlah 40 ribu orang atau naik 16,5 persen dibandingkan periode sama tahun 2019 sebanyak 34 ribu orang.

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 936 unit atau naik 40,4 persen bila dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 673 unit, lalu kendaraan pribadi (R4) sebanyak 5.812 unit atau naik 59 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.600 unit kendaraan, dan total kendaraan R-4/lebih (termasuk bus dan truk) tercatat sebanyak 9.250 unit kendaraan atau naik 29 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.100 unit. Untuk total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni tercatat sebanyak 10.100 unit atau naik 30 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 7.800 unit.

Sebaliknya, data Posko Bakauheni 24 jam pada Sabtu (19/12) pukul 08.00 hingga Minggu (20/12) pukul 08.00 atau H-6 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak berjumlah 24.900 orang atau turun 15 persen dibandingkan periode sama tahun 2019 sebanyak 29.400 orang.

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 511 unit atau naik 3 persen dibandingkan dengan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 494 unit, lalu kendaraan pribadi (R4) sebanyak 3.218 unit atau naik 4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.100 unit kendaraan, dan total kendaraan R-4/lebih (termasuk bus dan truk) tercatat sebanyak 5.740 unit kendaraan atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.100 unit.

Selama periode libur Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021, ASDP terus mengimbau kepada pengguna jasa khususnya di lintasan Merak-Bakauheni agar mempersiapkan perjalanan lebih awal dengan mrmbeli tiket secara online via Ferizy. "Kini perjalanan dengan kapal ferry semakin mudah, cepat, dan nyaman mulai dari beli tiket, tiba di pelabuhan, hingga naik ke kapal. Beli tiket online, penumpang tidak perlu lagi antre di pelabuhan. Selain kepraktisan, hal ini juga penting dalam mendukung physical distancing di tengah pandemi Covid-19 dalam mengurangi interaksi dengan petugas loket di Pelabuhan," tutur Shelvy menjelaskan.

ASDP juga terus mengingatkan seluruh pengguna jasa tetap patuh dalam penerapan protokol kesehatan saat berada di terminal pelabuhan, maupun saat berada di kapal. "Dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan diri sendiri dan penumpang lainnya, maka wajib memakai masker, menjaga jarak fisik serta rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, atau gunakan hand sanitizer. Protokol ini wajib dilaksanakan oleh seluruh pengguna jasa maupun seluruh petugas di lapangan," ujarnya.


[Herd/Red]

KOMENTAR DISQUS :

Top