Minggu, 14 Agustus 2022 |
07:45 wib: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 14:29 wib: Memperingati HUT RI Ke-77, Grup 1 Kopassus Gelar Sunatan Massal 12:49 wib: Lepas Peserta Jambore Nasional XI, Helldy Titip Nama Baik Cilegon 09:21 wib: Bidik Laba Rp 541 Miliar, ASDP Optimis Pertahankan Kinerja Positif hingga Akhir Tahun 16:35 wib: Kunjungi Cilegon, Staf Presiden RI Apresiasi Inovasi Pengelolaan Sampah di Cilegon 15:27 wib: HUT Kota Serang Ke - 15, Walikota Serang Harap Masukan dan Kritikan Masyarakat Untuk Membangun 18:32 wib: Ikut Indonesia Expo, Stand UMKM Cilegon Diserbu Pengunjung 16:31 wib: Sambut HUT ke-15 Kota Serang, Syafrudin Ziarah ke TMP Ciceri dan Kesultanan Banten 18:31 wib: Masjid Agung sebagai Icon Kota Serang, Walikota Serang harap Kenyamanan dan Keamanan Parkir Diutamakan 23:02 wib: Berkat Kerja Bersama, Kemiskinan di Provinsi Banten Banten Menurun

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 3528 Pengunjung

BantenKu, SERANG - Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda mengalami erupsi pada Jumat malam. Tinggi kolom abu teramati hingga 500 meter di atas puncak atau setinggi 657 meter di atas permukaan laut.

Demikian siaran tertulis dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau https://magma.vsi.esdm.go.id.

Dalam rilisnya, erupsi Gunung Anak Krakatau itu terjadi pada 10 April 2020 pukul 22:35 WIB.

"Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik,” tulisnya, Jumat (10/4/2020).

Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II atau Waspada dengan rekomendasi masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah.


[red]

KOMENTAR DISQUS :

Top