Rabu, 24 Juli 2019 |
16:24 wib: Peduli Sepakbola,FOPPSI Serang Gelar Kejurnas FOPPSI U-11 08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah

Emas naik tipis meski dolar AS menguat

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 4851 Pengunjung
Foto : Ilustrasi * Net

Bantenku.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), meskipun dolar AS memperpanjang relinya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April, naik 0,5 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi menetap di 1.152,40 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Melawan tekanan luas dari dolar yang melonjak, pasar logam mulia tampak enggan memperpanjang kerugian menjelang pertemuan Federal Reserve AS pekan depan.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Jumat bahwa indeks harga produsen, yang mengukur harga yang diterima bisnis untuk barang-barang dan jasa mereka, jatuh 0,5 persen disesuaikan secara musiman pada Februari menyusul penurunan 0,8 persen pada Januari. Angka yang lebih buruk dari perkiraan ini juga memberikan beberapa dukungan terhadap emas.

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,99 persen menjadi 100,25. Sebuah penguatan greenback akan membuat aset-aset dalam mata uang dolar termasuk emas lebih mahal bagi investor, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia.

Para analis mengatakan penguatan dolar terjadi karena meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, ketika serentetan data ekonomi resmi menunjukkan ekonomi AS sedang mendapatkan traksi.

Perak untuk pengiriman Mei turun 2,2 sen, atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 15,494 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 0,3 dolar AS, atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 1.115,20 dolar AS per ounce. (Sumber : Antara.com)



KOMENTAR DISQUS :

Top