Kamis, 01 Desember 2022 |
15:27 wib: Porprov VI Banten 2022 Usai, Pj Gubernur Banten Al Muktabar : Cetak Atlet Berprestasi Menuju PON Sumut-Aceh 21:17 wib: Dindikbud Banten Pastikan Tak Ada Guru Honorer SMA/SMK dan Skh Negeri di Banten yang Tak Dibayar 21:16 wib: Pabrik Pengelolaan Sampah BBJP Plant Pertama di Indonesia Diresmikan di Cilegon 09:38 wib: Dinsos Banten Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Kampung Siaga Bencana 10:19 wib: Wabup Serang Harap KKP Kelas II Banten Tingkatkan Tangkal Penyakit Menular 12:19 wib: Dari Desa dan Pulau Terluar, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar Tangani Stunting 22:39 wib: Pembangunan Pengamanan Pantai di Sumur Pandeglang Rampung 22:27 wib: Tingkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan, BPBD Banten Gencar Laksanakan Simulasi Kebencanaan 21:16 wib: Pj Gubernur Banten Raih Penghargaan Atas Upaya Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Dari Kemenaker RI 19:09 wib: Pemprov Banten Kirim Bantuan dan Relawan Korban Gempa Cianjur

Dua Pekerja Mitra PLN Tersengat Listrik,Saat Lakukan Perbaikan Jaringan di Ciwedus

Publisher: Admin Web Dibaca: 17829 Pengunjung
Ilustrasi,pekerja tersengat listrik saat perbaiki jaringan listrik.doc istimewa

BantenKu,Cilegon - Dua pekerja perusahaan mitra PLN tersetrum saat perbaiki jaringan listrik di wilayah Ciwedus, Cilegon, Banten. Mereka mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya.


"Informasi awal yang bersangkutan tidak meninggal, tapi luka bakar," kata Kapolsek Cilegon AKBP Karep Waluyo saat dikonfirmasi, Kamis (17/3/2022).


Dua pekerja itu bernama Kardinal dan Rochli. Pekerja itu kini dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.


Karep menyebut dua pekerja tersebut mengalami luka bakar di bagian leher dan tangan kanan.


"Kardinal mengalami luka bakar kulit terkelupas di leher dan tangan kanan serta jari jempol kiri dan Rochli mengalami luka terkelupas kulitnya di tangan kanan," ucapnya.


Dia menyebut dua korban dievakuasi oleh rekan-rekan korban. Menurutnya, proses evakuasi kecelakaan kerja itu sempat menjadi tontonan warga saat korban dievakuasi dari ketinggian.


Kini, keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kurnia Cilegon. Karep menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kecelakaan tersebut.


"(Masih) dilakukan pengecekan (saksi-saksi)," imbuhnya.


(Red)


detikNews

KOMENTAR DISQUS :

Top