Senin, 20 Januari 2020 |
20:13 wib: Bertahun tahun Tidak Diperhatikan Pemkab Warga Malang nengah Kerja Bakti 08:40 wib: Walikota Serang Cek Kondisi Jalan Rusak di Kecamatan Curug 12:24 wib: Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bojonegara, Pemkab Serang Segera Panggil Penambang 11:51 wib: Kapolda Banten Prioritas Penanganan Tambang Emas Ilegal di Lebak 12:52 wib: Rumah Warga Ambruk, Dihantam Angin Kencang 12:00 wib: 13 Nama Bersaing Rebut Kursi Bos BUMD Agrobisnis Banten 20:46 wib: Brantas Banten Minta Kapolda Banten Sapu bersih Penambang Liar di TNGH 16:49 wib: Pembangunan Lapen Jalan penghubung Kampung Cinanggoler diduga Bermasalah 14:53 wib: Brantas Kabupaten Serang Pertanyakan Kerja Dinas Kebersihan dan CSR Perusahaan 14:10 wib: Jembatan Suka Senang, Malingping Terbengkalai Dikritik Aktivis LPPB

Dorong Tersangka Baru Kasus Genset RSUD, Aktifis Anti Korupsi Kepung Kejati Banten

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 497 Pengunjung
Aksi unjukrasa di depan gerbang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten di Palima, Kota Serang, Kamis (12/9/2019).

Bantenku, SERANG- Koalisi Mercusuar Banten (KMB) yang terdiri dari LSM, Ormas, Peguron dan Media menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten dengan tuntutan untuk segera menetapkan tersangka baru kasus ganset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten Tahun anggaran 2015.

Aksi tersebut terdiri dari 36 LSM, 3 Peguron, 5 Ormas dan 13 media yang menuntut keras Kejati Banten untuk segera menetapkan tersangka baru. Pasca ditetapkan nya vonis kepada 3 terdakwa yang saat ini sudah dijatuhi hukuman (terpidana, red) oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang dan telah menjalani masa hukuman tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan ganset. Hal tersebut di ungkapkan oleh Kordinator Lapangan (Korlap) KMB Badru Tamami.

“Kami meminta agar kejati menetapkan tersangka baru diantaranya AA (Wadir RSUD Banten), SM (Kabag Umum, Sekretaris Tim Survei dan Koordinatos PPTK) serta HA (PPTK dan anggota survei) yang sebelumnya statusnya masih sebagai saksi,” tegasnya.

Berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan dan berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan provinsi Banten, pada kegiatan belanja modal Pengadaan Genset di RSUD Banten Tahun Anggaran 2015 dengan nilai kontrak senilai Rp2.229.855.000, terjadi kerugian Negara sebesar Rp631.008.909.(Sha/Red)



KOMENTAR DISQUS :

Top