Rabu, 24 Juli 2019 |
16:24 wib: Peduli Sepakbola,FOPPSI Serang Gelar Kejurnas FOPPSI U-11 08:23 wib: Proyek Betonisasi Jalan DPUTR Cilegon Diduga Dikorupsi? 08:09 wib: Bacok dan Aniaya Centeng Pasar Ciruas, Pria Ini Dibekuk Polisi 20:17 wib: Jamin Tak Ada Perploncoan, Walikota Serang Datangi Sekolah 20:01 wib: Walikota Serang Minta Kader Posyandu Proaktif Sampaikan Informasi Imunisasi 12:58 wib: Walikota Serang Dorong Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Daerah 15:04 wib: Wujud Pelayanan Masyarakat, Walikota Serang Sidak ke Disdukcapil dan Disnakertrans 14:47 wib: Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor 18:56 wib: KLHK Bersama Pemkab Lebak Tutup KegiatanPETI Dikawasan TNGHS 13:07 wib: Polda Banten Bentuk Satgas Antimafia Tanah

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 308 Pengunjung
Foto : Rls, Bantenku.co.id

Bantenku, TANGERANG- Program Inovasi Desa di Provinsi Banten melaksanakan Rapat Koordinasi ke II yg dilaksanakan dari tanggal 08-11 Juli 2019, bertempat di Hotel Istana Nelayan, Tangerang.

Pada acara ini peserta yang hadir dari perwakilan TIK, TAPM, Camat, TPID, dan PD dari Empat kabupaten, yakni Serang, Pandeglang, Tangerang, dan Lebak.

PPK Satker, Bapak Didin Aliyudin, M.Kes selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini digelar dalam rangka percepatan pelaksanaan Program Inovasi Desa di Provinsi Banten.

Plt. Kepala Dinas PMD Provinsi Banten, Dr. Enong Suhaeti, menyampaikan harapan yg tinggi agar pelaksanaan PID bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pengembangan SDM di desa-desa di Provinsi Banten. Keberhasilan PID akan berefek pada kemajuan visi Gubernur Banten.

Kasubdit PMD Ditjen PPMD, Bapak Nur Said, menyampaikan bahwa PID di Banten harus dilakukan dengan kerja-kerja taktis, agar Bursa Pertukaran Inovasi Desa sebagai momentum besar di PID tidak lewat dari kalender penyusunan perencaaan reguler di desa pada akhir Juli.

M. Ilham Gilang, Tenaga Ahli Pengelolaan Pengetahuan PID Provinsi Banten menyampaikan bahwa PID yang sudah berjalan di Banten sejak 2018 memiliki output 4,5% Replikasi pada Dana Desa di Provinsi Baten. Ia juga mengharapkan seluruh peserta memahami skema dan substansi PID Tahun 2019, dan melaksanakan step by step tahapan program secara baik, dengan taget BID pada akhir Juli ini.

Ahmad Muhajir Salah Satu TPID Kec. Tirtayasa juga menyampaikan Program Inovasi Desa (PID) ini diharapkan bisa terakomodir masuk dalam perencanaan hingga ke APBDes, semua unsur terkait dari jajaran OPD sampai ke Pendamping harus kerjasama lebih masif mendorong pihak Desa untuk menandatangani kartu komitmen dalam pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID), merplikasi kegitan-kegiatan inovasi yang bertujuan meningkatkan sumberdaya manusia yang baik, meningkatkan kreatifitas di bidang ekonomi, dan membangun infrasruktur yang menjadi nilai tambah pendapatan ekonomi masyarakat

Pada akhirnya acara ini digelar agar seluruh stakeholder pelaku PID memahami dengan baik pelaksanaan baik dari segi filosofis, stategis dan taktis demi kemandirian dan kemajuan desa di Provinsi Banten.(Rls/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top