Jumat, 22 November 2019 |
21:51 wib: Bakamla RI Amankan Kapal Pengangkut BBM Ilegal di Laut Bojonegara 16:47 wib: Ormas Brantas DPC Bojonegara Pertanyakan CSR PT Artawa 12:53 wib: Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Polsek Bojonegara Sebrangkan Anak Sekolah 11:29 wib: Program Pamsismas Diduga Bermasalah 13:17 wib: Walikota Serang Janji Perbaiki SDN 1 Banjar Sari Yang Rusak Terkena Punting Beliung 18:28 wib: Ormas dan LSM Demo Gubernur Banten, Tuding Proyek Sport Center Rp980 M Dikondisikan 14:10 wib: Gubernur: Orang Datang Ke Negeri Di Atas Awan Untuk Agungkan Ciptaan-Nya 18:31 wib: Tingkatkan Profesionalitas dan Integritas, DPRD Banten Ikuti Masa Orientasi 16:26 wib: Baru Menjabat Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam, Silaturahmi ke Tokoh Agama 20:23 wib: Penemuan Proyektil Aktif Gegerkan Warga Merak, Diduga Sisa Perang Masa Penjajahan Belanda

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa, PID Gelar Rakor

Publisher: Redaksi Bantenku Dibaca: 1379 Pengunjung
Foto : Rls, Bantenku.co.id

Bantenku, TANGERANG- Program Inovasi Desa di Provinsi Banten melaksanakan Rapat Koordinasi ke II yg dilaksanakan dari tanggal 08-11 Juli 2019, bertempat di Hotel Istana Nelayan, Tangerang.

Pada acara ini peserta yang hadir dari perwakilan TIK, TAPM, Camat, TPID, dan PD dari Empat kabupaten, yakni Serang, Pandeglang, Tangerang, dan Lebak.

PPK Satker, Bapak Didin Aliyudin, M.Kes selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini digelar dalam rangka percepatan pelaksanaan Program Inovasi Desa di Provinsi Banten.

Plt. Kepala Dinas PMD Provinsi Banten, Dr. Enong Suhaeti, menyampaikan harapan yg tinggi agar pelaksanaan PID bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pengembangan SDM di desa-desa di Provinsi Banten. Keberhasilan PID akan berefek pada kemajuan visi Gubernur Banten.

Kasubdit PMD Ditjen PPMD, Bapak Nur Said, menyampaikan bahwa PID di Banten harus dilakukan dengan kerja-kerja taktis, agar Bursa Pertukaran Inovasi Desa sebagai momentum besar di PID tidak lewat dari kalender penyusunan perencaaan reguler di desa pada akhir Juli.

M. Ilham Gilang, Tenaga Ahli Pengelolaan Pengetahuan PID Provinsi Banten menyampaikan bahwa PID yang sudah berjalan di Banten sejak 2018 memiliki output 4,5% Replikasi pada Dana Desa di Provinsi Baten. Ia juga mengharapkan seluruh peserta memahami skema dan substansi PID Tahun 2019, dan melaksanakan step by step tahapan program secara baik, dengan taget BID pada akhir Juli ini.

Ahmad Muhajir Salah Satu TPID Kec. Tirtayasa juga menyampaikan Program Inovasi Desa (PID) ini diharapkan bisa terakomodir masuk dalam perencanaan hingga ke APBDes, semua unsur terkait dari jajaran OPD sampai ke Pendamping harus kerjasama lebih masif mendorong pihak Desa untuk menandatangani kartu komitmen dalam pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID), merplikasi kegitan-kegiatan inovasi yang bertujuan meningkatkan sumberdaya manusia yang baik, meningkatkan kreatifitas di bidang ekonomi, dan membangun infrasruktur yang menjadi nilai tambah pendapatan ekonomi masyarakat

Pada akhirnya acara ini digelar agar seluruh stakeholder pelaku PID memahami dengan baik pelaksanaan baik dari segi filosofis, stategis dan taktis demi kemandirian dan kemajuan desa di Provinsi Banten.(Rls/Red)

KOMENTAR DISQUS :

Top